Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada 2026.
Hingga 12 Juli 2026, PAD yang bersumber dari dua destinasi andalan, Telaga Sarangan dan Telaga Wahyu, baru mencapai Rp10,8 miliar atau sekitar 46,2 persen dari target tahunan sebesar Rp23,4 miliar.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Magetan Didik Kurniyawan mengatakan, capaian tersebut masih menjadi perhatian karena realisasinya sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"PAD yang telah tercatat sekitar 46,2 persen dari target," ujarnya, Kamis (16/7).
Didik menjelaskan, pada periode yang sama tahun 2025, target PAD sektor wisata dipatok sebesar Rp23,3 miliar.
Saat itu, realisasi hingga 12 Juli telah mencapai Rp11,3 miliar atau sekitar 48,7 persen dari target.
Meski demikian, Disbudpar optimistis target tahun ini masih dapat dikejar melalui berbagai program yang telah disiapkan.
"Kami telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga tren kunjungan wisata sekaligus meningkatkan capaian PAD hingga akhir tahun," katanya.
Untuk meningkatkan jumlah wisatawan, Disbudpar akan terus memperkuat promosi destinasi wisata melalui berbagai platform digital.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan terus ditingkatkan guna menjaga kualitas destinasi wisata agar tetap menarik bagi pengunjung.
Menurut Didik, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada promosi, tetapi juga pada upaya bersama dalam merawat kawasan wisata.
"Destinasi wisata harus dirawat bersama agar wisatawan mau datang dan merasa betah hingga akhirnya ingin kembali lagi," tandasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto