APBD Terbatas, Pemkab Magetan Andalkan Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat

Aprilita Sari • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 19:21 WIB
ILUSTRASI: Siswa SD di Magetan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pemkab memaksimalkan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat untuk memperbaiki sekolah rusak. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
ILUSTRASI: Siswa SD di Magetan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pemkab memaksimalkan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat untuk memperbaiki sekolah rusak. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan terus memutar otak untuk menuntaskan perbaikan sarana pendidikan.

Terkendala keterbatasan APBD, pemkab terkait kini memilih all-out berburu program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat.

‘’Alokasi anggaran dari APBD memang sedikit. Karena itu kami maksimalkan bantuan dari pusat, baik melalui revitalisasi reguler maupun revitalisasi aspirasi,’’ ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suhardi, Selasa (21/7).

Lanjut Suhardi, proses pengajuan bantuan ke pusat kini kian dinamis.

Sejumlah lembaga bahkan telah melewati tahapan survei lapangan, verifikasi dokumen, hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama tim pusat.

Berdasarkan hasil pendataan April lalu, masih ada ratusan sekolah jenjang SD hingga SMP di Magetan yang masuk daftar kerusakan sedang hingga berat.

‘’Harapannya semua usulan bisa terealisasi agar fasilitas pendidikan di Magetan semakin layak dan kualitas layanan pendidikan terus meningkat,’’ pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
revitalisasi sekolah apbd Pemkab Magetan