Jawa Pos Radar Madiun – Minimnya panen sawi hijau lokal atau sawi deso di kawasan lereng Gunung Lawu mulai berdampak pada harga komoditas sayuran lain. Harga sawi putih di Pasar Agrobis Plaosan, Magetan, melonjak menjadi Rp 5.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di Pasar Agrobis Plaosan, Siti Halimah, mengatakan harga sawi putih sebelumnya berada di kisaran Rp 3.500 per kilogram. Artinya, terjadi kenaikan sekitar Rp 1.500 per kilogram atau lebih dari 40 persen dibanding harga normal.
’’Kenaikan harga sawi putih ini baru terasa mulai Kamis (27/8),’’ ungkap Siti, Senin (1/9).
Menurut Siti, kenaikan tersebut berkaitan dengan menipisnya pasokan sawi hijau lokal dari petani. Kondisi itu membuat pedagang makanan maupun konsumen rumah tangga mulai beralih menggunakan sawi putih sebagai alternatif.
Pergeseran konsumsi tersebut membuat permintaan sawi putih meningkat. Sementara pasokan di tingkat grosir belum mampu mengimbangi kebutuhan sehingga harga jual ikut terdongkrak.
Pedagang sayur lainnya, Dewi Purwanti, juga menyebut minimnya pasokan sawi hijau lokal menjadi salah satu pemicu gejolak harga sayuran di Pasar Agrobis Plaosan pekan ini.
Pergerakan harga komoditas hortikultura diperkirakan masih dinamis. Kondisinya akan bergantung pada ketersediaan hasil panen petani lokal dan tingkat permintaan konsumen.
’’Kemungkinan harga komoditas sayur masih akan terus bergerak dinamis menyesuaikan tren pasokan dari petani lokal dan intensitas permintaan pembeli,’’ sebut Dewi. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto