Jawa Pos Radar Madiun – Menyusutnya debit air Telaga Sarangan selama musim kemarau membuat pengawasan wisatawan diperketat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan melarang pengunjung berenang maupun bermain air di kawasan telaga. Petugas penjaga keselamatan atau lake guard juga diminta meningkatkan patroli untuk mengantisipasi aktivitas yang membahayakan wisatawan.
Langkah tersebut diambil menyusul beredarnya video yang memperlihatkan wisatawan turun ke bibir Telaga Sarangan. Kondisi permukaan air yang tengah surut menjadi perhatian pengelola untuk meningkatkan pengawasan di lapangan.
Kabid Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan Yosef Cahyo Wibawanto mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan petugas agar lebih aktif memantau aktivitas pengunjung di sekitar telaga.
‘’Untuk menjaga keselamatan pengunjung, kami sudah menyebar petugas di lapangan. Lake guard diminta terus berpatroli memantau situasi,’’ terang Yosef, Rabu (14/10).
Menurut Yosef, wisatawan tidak diperbolehkan berenang ataupun sekadar bermain air di area Telaga Sarangan. Larangan tersebut perlu dipatuhi meskipun debit air sedang menyusut.
Disbudpar berharap pengunjung tidak mengabaikan imbauan petugas. Pengawasan juga diarahkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan aktivitas wisata di kawasan Telaga Sarangan.
‘’Kami sangat berharap wisatawan mematuhi seluruh imbauan yang disampaikan petugas. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan kawasan wisata Telaga Sarangan,’’ pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto