Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jaga Toleransi Antarumat Beragama, Tingkatkan Patroli Selama Ramadan

Hengky Ristanto • Kamis, 31 Maret 2022 | 21:56 WIB
TEMPAT FAVORIT: Suasana alun-alun Caruban menjelang magrib kemarin (30/3). Ramadan nanti, Satpol PP Kabupaten Madiun bakal menertibkan titik-titik pusat keramaian untuk ngabuburit. (M.R. AKROMU NIAM/JAWA POS RADAR CARUBAN)
TEMPAT FAVORIT: Suasana alun-alun Caruban menjelang magrib kemarin (30/3). Ramadan nanti, Satpol PP Kabupaten Madiun bakal menertibkan titik-titik pusat keramaian untuk ngabuburit. (M.R. AKROMU NIAM/JAWA POS RADAR CARUBAN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ramadan nanti satpol PP bakal menggencarkan operasi cipta kondisi (cipkon). Patroli malam akan ditingkatkan menyasar tempat hiburan malam (THM). Pada siang hari menyasar warung makan yang tetap buka. ‘’Akan kami sosialisasikan terlebih dahulu,’’ kata Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Madiun Candra Yudianto, Kamis (31/3).


Setelah sosialisasi, selanjutnya pemantauan terhadap kepatuhan peraturan. Jika tidak diindahkan akan diterbitkan SP (surat peringatan) pertama hingga ketiga. Jika hingga SP ketiga tetap membandel, akan diambil tindakan tegas. ‘’Di wilayah kerja kami insya Allah patuh semua,’’ ujarnya.


Patroli malam hari juga menyasar anak-anak muda yang suka nongkrong di pinggir jalan. Biasanya mereka begadang sembari menunggu waktu sahur. Pun, tahun lalu sempat ditemukan ada yang pesta minuman keras (miras) dan judi. ‘’Miras berpotensi memicu aksi kejahatan,’’ ungkap Candra.


Titik-titik keramaian menjelang buka puasa (ngabuburit) juga bakal dipantau. Apalagi, saat ini masih situasi pandemi Covid-19. ‘’Beberapa titik yang dimungkinkan terjadi kerumunan saat ngabuburit sudah kami data,’’ tuturnya.


Pihaknya juga akan menggandeng forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimca) lantaran operasi digelar per wilayah. Pun, menggelar operasi gabungan bersama TNI-Polri  dan instansi terkait lainnya. Pihaknya berharap masyarakat meminimalkan kegiatan yang mengganggu toleransi antarumat beragama selama bulan puasa.


Soinem, salah seorang pemilik warung di kawasan Masjid Besar Al Arifiyah Caruban, mengungkapkan bahwa warungnya sudah terbiasa buka selama Ramadan. Pun, dia dan pemilik warung lainnya selalu memasang tirai pada siang hari. ‘’Buat kami itu wajib, untuk menghormati yang sedang puasa. Juga sudah menjadi kebiasaan,’’ ujarnya. (tr2/c1/sat/her)

Editor : Hengky Ristanto
#ramadan #Kabupaten Madiun #Pemkab Madiun #satpol pp