Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

ADD Turun, Dewan Minta Pemdes Genjot PADes

Hengky Ristanto • Jumat, 20 Januari 2023 | 12:32 WIB
ILUSTRASI FOTO: Dinkes Pacitan mengelola Rp 47 miliar DAU. (DOK. RADAR MADIUN)
ILUSTRASI FOTO: Dinkes Pacitan mengelola Rp 47 miliar DAU. (DOK. RADAR MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Berkurangnya alokasi dana desa (ADD) pantang mengendorkan semangat membangun pemerintah desa (pemdes). Itu bisa diatasi dengan menggenjot pendapatan asli desa (PADes). ‘’Nominal ADD 2023 yang lebih kecil dari tahun lalu bukan alasan untuk kendor,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi kemarin (19/1).

Total penurunan ADD di kabupaten ini mencapai Rp 37 miliar. Dari Rp 179 miliar tahun lalu, tahun ini tinggal Rp 142 miliar, untuk 198 desa. Menurut Hari, penurunan itu lumrah. Sebab, pendapatan daerah juga fluktuatif. ‘’Besaran ADD tergantung pendapatan daerah yang berubah-ubah, tahun ini turun,’’ ujarnya.

Hari menuturkan, sumber dana pemdes bukan cuma ADD. Masih ada dana desa (DD) dan PADes. Sehingga, penurunan ADD harus disikapi dengan memaksimalkan potensi pendapatan yang ada. ‘’Jangan cuma mengandalkan ADD. Toh, pemdes saat ini bisa lebih leluasa dalam berinovasi,’’ sebutnya.

Hari menilai, penurunan ADD tidak akan memengaruhi pembangunan desa secara signifikan. Namun demikian, harus tetap ditindaklanjuti agar berbagai program yang telah direncanakan dapat diselesaikan dengan hasil maksimal.

Dia menyampaikan, dinas terkait juga harus ambil bagian. Yakni, mendorong pemdes untuk terus berinovasi. ‘’Termasuk tentang status desa mandiri, maju, dan berkembang. Itu jangan sampai terganggu,’’ pintanya.

Diketahui, saat ini terdapat 44 desa mandiri, 150 desa maju, dan empat desa berkembang. Berbagai upaya dilakukan pemkab untuk menjadikan seluruh desa berstatus mandiri dan maju. ‘’Penurunan ADD tidak memengaruhi target tahun ini. Yakni, tidak ada desa berkembang dan 21 desa maju naik menjadi mendiri,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono. (den/sat) Editor : Hengky Ristanto
#add #pemerintah desa #DPRD Kabupaten Madiun #pendapatan asli desa #keuangan #Kabupaten Madiun #kampung pesilat #keuangan desa #PADes #alokasi dana desa