Catatan Kementerian Agama (Kemenag) setempat, ada 87 CJH yang belum melunasi BPIH. ‘’Terakhir hari ini (kemarin, Red), masih kami tunggu sampai sore,’’ ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Madiun Bisri Mustafa.
Bisri menjelaskan, pada masa perpanjangan pertama 6-12 Mei ada tambahan 10 kuota CJH cadangan. Kemudian, Kemenag pusat dan kanwil Jawa Timur memberlalukan perpanjangan kedua pada 13-19 Mei dengan penambahan 86 kuota CJH cadangan. ‘’Dengan penambahan CJH cadangan saat masa perpanjangan itu total kuota menjadi 532 CJH,’’ jelasnya.
Dari 532 CJH tersebut, lanjut Bisri, per kemarin pagi sebanyak 84 persen atau 443 CJH telah melunasi BPIH dan siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Sisanya yang 87 orang belum melakukan pelunasan BPIH. ‘’Yang belum lunas urut porsi ada 41 orang dan cadangan 46 orang. Jadi, totalnya 87 orang,’’ rincinya
Bisri menyebutkan, ada sejumlah alasan yang menyebabkan puluhan CJH belum melunasi BPIH. Mulai faktor kesehatan, usia, hingga keinginan didampingi keluarga. ‘’Jika sampai batas waktu pelunasan habis dan belum melunasi, otomatis keberangkatannya tertunda tahun depan,’’ ujarnya.
Sekadar diketahui, rombongan CJH Kabupaten Madiun tahun ini masuk kloter 17 bersama CJH asal Tuban dan Surabaya. Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci 29 Mei mendatang. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto