Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Anggaran Revitalisasi Pasar Nihil, Sementara Hanya Mengandalkan Dana Perbaikan

Hengky Ristanto • Senin, 29 Mei 2023 | 19:00 WIB
LENGANG: Kondisi Pasar Sukolilo di Kecamatan Jiwan. Hingga bulan anggaran revitalisasi pasar masih nihil. (Dokumen/JAWA POS RADAR CARUBAN)
LENGANG: Kondisi Pasar Sukolilo di Kecamatan Jiwan. Hingga bulan anggaran revitalisasi pasar masih nihil. (Dokumen/JAWA POS RADAR CARUBAN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi nihil revitalisasi pasar tradisional pada 2022 lalu naga-naganya bakal terulang tahun ini. Indikasinya, hingga menjelang memasuki semester II tahun anggaran 2023 belum ada anggaran yang bisa digunakan untuk pekerjaan tersebut.

Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun Agus Suyudi mengatakan, sejauh ini dana yang ada hanya untuk perbaikan pasar. ‘’Kami akan berusaha lagi di PAK (perubahan anggaran keuangan, Red). Mungkin ada karena banyak pasar yang belum tersentuh revitalisasi,’’ ujarnya kemarin (28/5).

Agus menjelaskan, prioritas revitalisasi tahun ini adalah Pasar Sukolilo di Kecamatan Jiwan. Pun, diharapkan mendapat gelontoran dana tugas pembantuan (TP) dari APBN. Pihak Kementerian Perdagangan RI, lanjut dia, juga sudah melakukan survei. ‘’Tapi, hingga kini belum ada kabar kepastiannya seperti apa,’’ ungkapnya. ‘’Kebutuhan anggaran untuk revilatisasi satu pasar kelas C itu di atas Rp 5 miliar,’’ imbuhnya.

Sekadar diketahui, Pemkab Madiun sejak pandemi Covid-19 lalu tidak mendapat jatah bujet revitalisasi pasar tradisional dari APBN yang biasanya dialokasikan lewat dana alokasi khusus (DAK). ‘’Biasanya dapat sekitar Rp 3 miliar. Besaran itu untuk revitalisasi pasar sudah sangat memungkinkan,’’ bebernya.

Dia menambahkan, dana perbaikan yang ada saat ini difokuskan untuk sekadar tambal sulam pasar seperti perbaikan atap yang bocor, lantai becek, dan normalisasi saluran air. ‘’Bulan ini semua pasar telah dilengkapi APAR (alat pemadam api ringan, Red). Per pasar rata-rata empat. Ada yang baru, ada yang pengisian ulang,’’ pungkas Agus. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto
#anggaran perawatan pasar #pasar rusak kabupaten madiun #pasar kabupaten madiun #revitalisasi pasar kabupaten madiun #Pasar Sukolilo #anggaran revitasisasi pasar