Jawa Pos Radar Madiun – Banyak lagu tentang patah hati terdengar ingin dimengerti.
Brokenheart’s Playlist milik Statelines justru sebaliknya: ia seperti tidak peduli untuk menjelaskan apa pun—dan di situ letak kekuatannya.
Band dream pop/indie rock asal Bekasi ini membuka 2026 dengan EP debut yang terasa tenang di permukaan, tapi menyimpan gelombang emosi yang bergerak pelan di bawahnya.
Bukan Cerita, Tapi Perasaan yang Dibiarkan Menggantung
Judulnya mungkin terdengar lugas, tapi isi Brokenheart’s Playlist tidak pernah benar-benar gamblang.
Baca Juga: EP Catalyst Pelan tapi Menghantam, Post Shoegaze dari Band Nouva asal Palu
Tema patah hati tanpa dramatisasi berlebihan
Lirik seperti fragmen pikiran yang tidak selesai
Emosi yang bergerak dari bingung, menyesal, hingga menerima
Statelines tidak menulis untuk menjelaskan. Mereka menulis untuk membiarkan pendengar mengisi celahnya sendiri.
Dream Pop yang Menolak Terburu-Buru
Secara musikal, EP ini tidak mencoba mencuri perhatian dengan cara instan.
Gitar berlapis reverb dan delay, membangun ruang yang luas
Vokal lembut, hampir seperti bisikan yang dijaga jaraknya
Tempo mid hingga slow, konsisten menjaga suasana
Baca Juga: Curhat INNER dalam Lagu Fallen: Ketika Kecocokan Tak Cukup Menyelamatkan Sebuah Hubungan
Hasilnya terasa seperti perjalanan malam tanpa tujuan jelas—tidak cepat, tidak terang, tapi justru itu yang membuatnya jujur.
Lima Lagu, Satu Mood yang Dijaga
Tracklist Brokenheart’s Playlist disusun tanpa lompatan yang kasar:
1. What Did You Say?
2. Until It’s Over
3. I Wish I Didn’t Love You
4. So, We Run
5. Fading Echoes
Dari awal hingga akhir, alurnya mengalir seperti satu napas panjang—dimulai dari yang lebih “terbaca”, lalu perlahan menghilang ke wilayah yang lebih atmosferik.
Editor : Andi Chorniawan