Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dilepas lewat Lawless Jakarta Records, Album Perdana Döttland Usung Semangat Perlawanan

Dani Erwanto • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:48 WIB
Unit d-beat crust punk asal Depok, Döttland, resmi merilis album debut mereka bertajuk Negara Mati di bawah naungan label Lawless Jakarta Records.
Unit d-beat crust punk asal Depok, Döttland, resmi merilis album debut mereka bertajuk Negara Mati di bawah naungan label Lawless Jakarta Records.

Jawa Pos Radar Madiun - Skena musik ekstrem dan pergerakan hardcore punk independen tanah air kembali dikejutkan oleh lahirnya amunisi baru yang sangat agresif.

Unit d-beat crust punk asal Kota Depok, Döttland, akhirnya resmi meledakkan karya penuh atau debut album mereka yang telah lama dinantikan oleh para pencinta distorsi kasar.

Mengusung tajuk Negara Mati, album perdana ini secara resmi dilepas ke pasaran melalui kerja sama dengan label rekaman independen ternama, Lawless Jakarta Records.

Rilisan ini hadir sebagai bentuk amukan sonik yang mentah, penuh distorsi tebal, serta sarat akan pesan amarah terhadap realitas kondisi sosial yang dinilai kian memburuk.

Baca Juga: Daftar Bansos Cair Bulan Juli 2026: Ada Bantuan Beras hingga BNPT

Padukan Semangat Hardcore Klasik dan Sentuhan Swedia

Sejak dentuman lagu pertama diputar, materi di dalam album Negara Mati langsung menghantam pendengar dengan perpaduan energi hardcore punk klasik dan intensitas musik thrash.

Tidak hanya itu, Döttland juga menyuntikkan nuansa gelap yang abrasif khas musik Swedish d-beat ke dalam arsitektur aransemen lagu-lagu mereka.

Formasi band ini digerakkan secara solid oleh R pada posisi vokal, A dan C sebagai pengisi departemen gitar, N pada instrumen bass, serta V selaku penggebuk drum.

Secara musikalitas, permainan dual gitar di dalam album ini menjadi tulang punggung utama yang sukses menciptakan tembok noise yang sangat atmosferik sekaligus konfrontatif. Vokal yang dilontarkan oleh R pun tampil layaknya sebuah ledakan emosi mentah yang tidak lagi bisa dibendung.

Baca Juga: Gandeng Ajie Gergaji Themilo, Unit Shoegaze Bandung Perfect Angel Resmi Bangkit Kembali

Usung Konsep Retro-Hardcore Primitif Tanpa Kompromi

Döttland menjelaskan bahwa mereka secara konsisten mengusung pendekatan estetika musik yang mereka sebut sebagai gaya retro-hardcore/thrash primitif.

Nama “Döttland” sendiri, yang memiliki arti harfiah sebagai negara mati, dipilih bukan sekadar sebagai identitas grup musik biasa di atas panggung.

Nama tersebut merupakan representasi dari sikap kritis dan refleksi mendalam mereka terhadap kondisi dunia yang semakin kehilangan arah di bawah bayang-bayang kapitalisme.

Muatan kritik sosial dan narasi politik praktis menjadi benang merah yang mengikat kuat seluruh lirik lagu di sepanjang durasi album debut ini.

Semangat perlawanan yang sebelumnya telah mereka bangun lewat rilisan mini album "Martyr’s Death" EP kini menemukan bentuk metamorfosis yang jauh lebih eksplosif.

Lewat Negara Mati, Döttland menegaskan posisi mereka sebagai suara perlawanan baru yang siap mengguncang fondasi kancah hardcore punk nasional. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#musik #Hardcore #Lawless Jakarta Records #punk