WSCC MoshPIT: Serunya Perpaduan Kultur Sepeda dan Musik Underground di Magetan

Dani Erwanto • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:57 WIB
Kolektif sepeda Weekend Suffer Cycling Crew (WSCC) merayakan hari jadi pertamanya lewat acara WSCC MoshPIT yang memadukan kultur gowes dan musik underground.
Kolektif sepeda Weekend Suffer Cycling Crew (WSCC) merayakan hari jadi pertamanya lewat acara WSCC MoshPIT yang memadukan kultur gowes dan musik underground.

Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah perayaan hari jadi komunitas tidak selalu harus diwarnai dengan seremoni formal atau potong tumpeng biasa.

Di Goranggareng, Magetan, kolektif sepeda bernama Weekend Suffer Cycling Crew (WSCC) memilih cara yang unik dan berbeda.

Berawal dari keresahan minimnya ruang hiburan di wilayah tersebut, mereka sukses memadukan kultur bersepeda kolektif dengan riuhnya skena musik bawah tanah atau underground.

Acara bertajuk WSCC MoshPIT ini sengaja digelar untuk merayakan satu tahun perjalanan komunitas yang rajin menghidupkan aktivitas gowes bersama tersebut.

Baca Juga: Suhu Magetan Tembus 37 Derajat Celsius, Puncak Cuaca Terik Diprediksi 11–14 Oktober

Gagasan unik ini pada awalnya hanya bermula dari obrolan santai. Riko, salah satu anggota WSCC, awalnya mengusulkan pembuatan kaus sebagai penanda anniversary pertama.

Obrolan lalu berkembang. Sempat muncul ide menggelar pameran foto kegiatan bersepeda, namun konsepnya makin luas saat Sadewo menawarkan ide sesi pengambilan kaus yang dirangkai dengan acara musik.

Ide tersebut langsung disambut antusias oleh anggota kolektif lain yang kebetulan memiliki latar belakang sebagai anak band.

"Awalnya kami hanya ingin membuat sesuatu untuk menandai satu tahun WSCC. Dari diskusi soal kaus, kemudian muncul ide pameran foto, sampai akhirnya teman-teman menawarkan agar sekalian dibuat acara dan gigs," ungkap Nobel, anggota WSCC yang juga bagian dari Deparbudur.

Baca Juga: Oktober Cair! Ada BSU Rp 900 Ribu dan Bantuan Beras, Ini 6 Stimulus yang Segera Digerojok Pemerintah

Konsep tersebut akhirnya sukses diwujudkan melalui ajang WSCC MoshPIT yang digelar pada 27 September lalu.

Sejak pukul 07.00 pagi, atmosfer acara sudah dirancang sedemikian rupa untuk mempertemukan gaya hidup pesepeda dengan energi musik yang keras.

Penampilan DJ Drunkenmaizter sukses membuka acara dengan rentetan beat yang menghentak.

Setelahnya, panggung makin panas dengan intensitas musik dari deretan band lokal dari lingkaran skena bawah tanah.

Baca Juga: Resmi! Kwon Soon Chan Gantikan Ko Hee Jin sebagai Pelatih Kepala Red Sparks

Grup RATS dan No More sukses membawa karakter musik hardcore dan punk yang agresif, disusul band Pemuda Berbakti yang memanjakan penonton dengan dentuman stoner rock.

Band Sladge juga turut tampil memukau melengkapi deretan penampil dalam perayaan tersebut.

Menariknya, WSCC MoshPIT tidak sekadar menjadi ajang panggung musik semata. Acara ini sukses menjadi titik temu bagi orang-orang yang selama ini bergerak di lingkungan berbeda, tetapi memiliki kegemaran yang sama terhadap musik, sepeda, dan semangat kolektif.

Satu tahun WSCC pada akhirnya dirayakan dengan cara yang luar biasa riuh. Roda sepeda terus berputar, amplifier digeber maksimal, dan kultur bawah tanah di Magetan sukses menemukan ruang untuk kembali berkumpul. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
wscc moshpit underground musik magetan sepeda