JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Debat calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) kembali digelar.
Anies Baswedan, Prabowo Subiakto dan Ganjar Pranowo telah memaparkan visi dan misinya pada Debat Pilpres pertama pada hari Selasa 12 Desember lalu.
Ketiga capres mengikuti debat pertama yang mengambil tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik dan kerukunan warga.
Kali ini giliran cawapres yang bakal tampil dalam debat kedua yang digelar di Jakarta Convention Center malam ini (22/12).
Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD akan beradu gagasan terkait tema ekonomi.
Dilansir dari JawaPos.com, tema tersebut terbagi dalam beberapa subtema. Yakni, ekonomi makro, ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, hingga perkotaan.
Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar sudah melakukan sejumlah persiapan. Juru Bicara Timnas Amin, Billy David, menyebutkan, bakal ada kejutan dari Muhaimin saat debat nanti.
Hanya, Billy belum mau membocorkan lebih detail kejutan yang dimaksud.
”Cak Imin sudah menyiapkan kejutan,” kata Billy, seperti dikutip dari JawaPos.com, kemarin (21/12).
Saat debat capres pertama, capres Anies Baswedan dinilai cukup banyak membuat kejutan. Salah satunya berupa ungkapan Wakanda No More, Indonesia Forever.
Ungkapan itu ramai menjadi perhatian khalayak, terutama di media sosial. Apakah Cak Imin juga akan membuat kejutan semacam itu?
”Mungkin ada lagi,” kata Billy.
Dia menyatakan, pihaknya juga bakal menyajikan paparan visi ekonominya berdasar data. Baik hasil penelitian maupun data yang diperoleh saat turun ke lapangan.
”Data-data yang belum diketahui publik juga akan muncul. Peristiwa-peristiwa yang kita temukan selama perjalanan kampanye akan diungkap di debat,” bebernya.
Sejumlah dewan pakar Timnas Amin, lanjut Billy, punya peran penting dalam persiapan debat nanti malam.
Selain itu, ada dua sosok Co-Captain Timnas, yakni Thomas Lembong dan Leontinus Alpha Edison, yang terlibat dalam sinkronisasi perumusan poin-poin yang akan dibawa ke dalam debat.
”Mereka semua punya kapabilitas,” imbuh Billy.
Hal serupa juga dilakukan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang telah melakukan persiapan.
Dilansir dari JawaPos.com, Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengatakan, persiapan dilakukan dengan melibatkan tim pakar di Jakarta maupun tim di Solo. Sebab, Gibran berkegiatan di dua kota itu.
Budiman mengatakan bahwa pihaknya tidak risau dengan penampilan Gibran. Sebab, tema yang dibahas merupakan isu keseharian Gibran. Meski dalam skala yang lebih kecil sebagai wali kota.
“Itu (tema ekonomi, Red) sarapan paginya Mas Gibran,” ujarnya, seperti dikutip dari JawaPos.com.
Soal gagasan di bidang ekonomi, Budiman memastikan bahwa Prabowo-Gibran sudah menyusunnya. Beberapa isu yang menjadi andalan seperti program hilirisasi jadi program unggulan.
Ada juga ekonomi kerakyatan. Untuk isu tersebut, pihaknya akan menyiapkan ekosistem yang seimbang. Dewan Pakar TKN juga telah memberikan sejumlah insight kepada Gibran.
”Mas Gibran menjadi diri sendiri, berbicara apa yang dia ketahui, dia alami, dan itu sudah lebih dari cukup,” tuturnya membeberkan masukan dewan pakar.
Apakah akan ada kejutan? ”Kalau kejutan disampaikan, bukan kejutan namanya,” kata mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) tersebut.
Pun demikian halnya dengan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD, yang juga siap tampil di panggung debat.
Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arwani Thomafi, mengatakan, meski Mahfud berlatar belakang hukum, isu ekonomi tetap dalam jangkauannya. Sebab, pengalaman di pemerintahan diyakini sangat membantu.
”Sebagai pejabat di pemerintah, beliau selalu bersinggungan dengan persoalan-persoalan ekonomi. Sebagai Menko Polhukam, sebelumnya sebagai anggota DPR, lalu sebagai ketua MK,” jelasnya.
Masih dilansir dari JawaPos.com, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyebut banyak isu yang akan ditonjolkan dalam debat cawapres.
Pertama, pertumbuhan ekonomi ke depan yang ditargetkan 7 persen. Dengan target tersebut, Indonesia bisa lepas dari jebakan negara kelas menengah.
”Artinya, kita mesti betul-betul menyiapkan diri dengan segala skenario,” ujarnya.
Pada bagian lain, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, hampir semua teknis dan format debat akan sama dengan debat perdana.
Yang membedakan hanya susunan penyampaian visi-misi dan program. Jika pada debat perdana paslon nomor urut 1 yang memulai, pada debat kedua kesempatan pertama jadi milik paslon nomor urut 2.
”Debat ketiga akan dimulai oleh calon presiden nomor urut 3,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor KPU, Jakarta.
Soal evaluasi ketertiban peserta, Hasyim menegaskan, pada debat kedua akan diupayakan lebih baik. KPU bersama setiap tim paslon telah sepakat untuk menertibkan rombongan masing-masing. (far/tyo/c19/oni)
Editor : Budhi Prasetya