Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet.
Salah satu nama yang masuk adalah Bahlil Lahadalia sebagai menteri ESDM baru.
Berikut profil Bahlil Lahadalia dirangkum dari berbagai sumber:
Bahlil Lahadalia lahir di Banda, Maluku Tengah, pada 7 Agustus 1976 atau saat ini berusia 48 tahun.
Bahlil lahir dan besar dari lingkungan keluarga sederhana. Ayahnya merupakan seorang kuli bangunan, sedangkan ibunya tukang cuci.
Sejak kecil, Bahlil terbiasa berjualan kue di sekolah untuk membantu perekonomian keluarga.
Kemudian, saat SMP sempat menjadi kondektur dan ketika SMA pernah jadi sopir angkot.
Bahlil menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura. Semasa kuliah, dia dikenal aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Lulus kuliah, Bahlil bekerja sebagai karyawan kontrak di Sucofindo. Selanjutnya, dia bersama sejumlah rekannya mendirikan kantor konsultan IT dan keuangan.
Memasuki usia 25 tahun, Bahlil dipercaya sebagai direktur wilayah Papua perusahaan tersebut dan membawahi 70 karyawan.
Bahlil juga memiliki 10 perusahaan berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.
Pada Pilpres 2019, Bahlil tergabung dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf dan sebagai direktur penggalangan pemilih muda.
Pada April 2021Bahlil dilantik sebagai menteri investasi sebelum akhirnya Agustus tahun ini dipercaya menakhodai Kementerian ESDM. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto