Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terduga Pembunuh Wartawati Banjarbaru Ternyata Tunangannya Sendiri, Oknum Anggota TNI AL yang Akan Menikah Setelah Lebaran

Mizan Ahsani • Jumat, 28 Maret 2025 | 13:10 WIB
PASANGAN: Potret Juwita dan terduga pelaku J yang juga calon suaminya.
PASANGAN: Potret Juwita dan terduga pelaku J yang juga calon suaminya.

Jawa Pos Radar Madiun - Misteri kematian Juwita, seorang wartawati media online di Banjarbaru, mulai menemui titik terang.

Seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial J, yang bertugas di Lanal Balikpapan, diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan.

Ironisnya, J merupakan tunangan Juwita dan keduanya merencanakan menikah usai Lebaran 2025.

Hal ini diungkap langsung oleh Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, dalam konferensi pers pada Rabu (26/3).

Ronald menegaskan, TNI AL tidak akan menutupi kasus ini dan memastikan proses hukum berjalan transparan.

“Benar terjadi pembunuhan, dilakukan oleh oknum TNI AL berpangkat Kelasi Satu. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya dikutip Radar Banjarmasin.

Pelaku kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Pomal Balikpapan.

Ronald juga menyebut tersangka akan segera dibawa ke Banjarbaru guna mempercepat proses penyidikan.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, membenarkan pihaknya tengah mengumpulkan alat bukti dan berjanji akan mengumumkan hasil penyelidikan secara terbuka.

“Jika semua alat bukti sudah lengkap, kami akan rilis ke media,” tegasnya.

Diketahui, jenazah Juwita ditemukan di tepi jalan Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, pada Sabtu (22/3) lalu.

Awalnya, kematiannya dikira akibat kecelakaan atau pembegalan. Namun kecurigaan keluarga menguat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan.

Kakak kandung korban, Subpraja Ardinata, mengaku sejak awal tidak percaya adiknya meninggal karena kecelakaan.

“Tidak ada luka khas kecelakaan. Bajunya bersih, helm masih rapi, tapi leher memar, telinga lebam, dan mata membiru,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan bila pelaku hanya diadili di pengadilan militer.

“Saya sebagai kakaknya, ingin pelaku dihukum mati. Jangan hanya lewat jalur militer,” tegas Subpraja dengan nada emosional.

Dirinya mengonfirmasi bahwa J, si pelaku, memang menjalin hubungan asmara serius dengan Juwita dan telah bertunangan.

“Rencananya mereka akan menikah bulan Mei nanti,” ujarnya.

Kasus pembunuhan terhadap Juwita kini menjadi perhatian publik dan komunitas jurnalis di Kalimantan Selatan.

Pihak keluarga dan masyarakat luas berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar keadilan bisa ditegakkan. (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#banjarbaru #pelaku #pembunuhan #tni #Wartawati