Jawa Pos Radar Madiun - Beragam bantuan sosial (bansos) kembali disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada periode November 2025.
Program yang cair meliputi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) sebesar Rp900 ribu yang telah diberikan hingga Senin, 17 November.
Penyaluran bansos dilakukan berdasarkan kategori desil, yaitu sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dari desil 1 hingga 10.
Mekanisme ini merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Artinya, tidak semua warga otomatis memenuhi syarat untuk mendapatkan bansos.
Desil menggambarkan tingkat kesejahteraan mulai dari kelompok paling rentan hingga yang relatif makmur.
Melalui klasifikasi ini, pemerintah memastikan bantuan tepat sasaran dan menyasar mereka yang paling membutuhkan.
Berikut gambaran sederhananya:
-
Desil 1: 10 persen masyarakat paling miskin (miskin ekstrem)
-
Desil 2: Miskin
-
Desil 3: Hampir miskin
-
Desil 4: Rentan miskin
-
Desil 5: Menuju kesejahteraan menengah
BLTS, misalnya, hanya dapat diterima oleh warga yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan, 116 Ribu Pasangan di Pacitan Belum Tercatat Negara
Cara Mudah Cek Desil Bansos November 2025 Lewat HP
Masyarakat bisa mengetahui desil dan status bansos cukup melalui ponsel. Berikut dua cara yang paling praktis:
1. Cek Melalui Situs Resmi Kemensos
-
Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
-
Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
-
Masukkan nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha
-
Klik Cari Data
-
Sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, hingga periode pencairan
2. Cek Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
-
Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store atau App Store
-
Pilih menu Cek Bansos
-
Isi data wilayah dan nama penerima
-
Masukkan kode keamanan, lalu klik Cari Data
-
Informasi status penerima dan jadwal pencairan akan muncul otomatis
Melalui dua metode tersebut, masyarakat dapat memastikan apakah namanya masuk dalam desil penerima bantuan atau belum terdaftar sama sekali. (fin)
Editor : AA Arsyadani