Jawa Pos Radar Madiun - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan kembali mencuri perhatian publik setelah nama Yasika Aulia Ramadhani dikaitkan dengan pengelolaan operasionalnya.
Perempuan berusia 20 tahun itu disebut bertanggung jawab atas koordinasi 41 dapur MBG yang tersebar di sejumlah daerah. Dari total tersebut, 16 dapur berada di Kota Makassar yang menjadi pusat terbesar pelaksanaan MBG.
Sementara itu, tiga dapur beroperasi di Parepare, dua di Gowa, dan seluruhnya berjalan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat.
Ekspansi program masih berlangsung. Di Kabupaten Bone, 10 dapur MBG baru diresmikan dan disebut berada di bawah inisiasi Yayasan Yasika Group. Selain itu, masih ada tiga dapur tambahan yang tengah disiapkan untuk segera beroperasi.
Yasika yang menjabat sebagai pembina Yayasan Yasika Group dipercaya mengawasi seluruh rantai operasional, mulai dari pasokan bahan makanan hingga distribusi menu harian.
Di usia yang terbilang muda, posisinya menjadi sorotan karena perannya dianggap strategis dalam pelaksanaan program. Program MBG tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi warga, tetapi juga mendorong perekonomian lokal.
Setiap dapur MBG menggunakan bahan baku dari petani, peternak, dan produsen pangan setempat sehingga roda ekonomi masyarakat sekitar ikut bergerak.
Hingga saat ini, 17 dapur MBG yang beroperasi rutin menyerap sekitar 50 pekerja per dapur, sehingga totalnya mencapai kurang lebih 850 tenaga kerja. Program ini diklaim telah memberi manfaat bagi lebih dari 60 ribu warga di Sulawesi Selatan.
Publik kemudian menyoroti sosok Yasika siapa sebenarnya perempuan yang berada di balik pengelolaan puluhan dapur tersebut?
Profil Yasika Aulia Ramadhani
Baca Juga: Profil dan Asal Usul Puntadewa, Si Sulung Pandawa Lima di Epos Wayang Kulit Jawa
Yasika Aulia Ramadhani merupakan putri sulung dari pasangan Yasir Machmud dan Andi Tenri Engka. Ia lahir pada Oktober 2005 dan baru saja genap berusia 20 tahun pada Oktober 2025.
Namanya mencuat setelah dilaporkan terlibat dalam koordinasi pengelolaan 41 dapur MBG di Sulsel melalui Yayasan Yasika Group. Meski memegang posisi strategis, informasi tentang aktivitas pribadi Yasika sangat terbatas.
Ia memiliki dua saudara kandung, yaitu Yasika Dwi Ardina dan Yasika Raja Aditya. Akun Instagramnya, @yasikaauliaa, hanya memuat dua unggahan sehingga membuat publik semakin penasaran terhadap sosoknya. Meski minim postingan, akunnya telah diikuti ribuan pengguna.
Ayahnya, Yasir Machmud, adalah Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan sekaligus politisi Partai Gerindra.
Namanya beberapa kali muncul di pemberitaan, termasuk terkait pemeriksaan penggunaan dana hibah KONI Sulsel.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun