Jawa Pos Radar Madiun - Pergerakan penyaluran bantuan sosial pada akhir November 2025 menunjukkan bahwa pencairan PKH, BPNT, dan BLT Kesra telah memasuki fase paling sibuk.
Pemerintah menargetkan seluruh pencairan tahap keempat selesai sebelum pergantian bulan, sehingga penerima yang sempat tertunda tetap punya peluang mendapatkan haknya.
Laporan terbaru dari kanal YouTube kabar bansos memperlihatkan mulai adanya pergerakan saldo yang terdeteksi oleh sebagian penerima, khususnya pengguna Bank Mandiri dan Bank BNI.
Kondisi ini kembali mendorong pemerintah mengingatkan masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan saldo melalui ATM maupun mesin EDC di e-warung terdekat.
Bagi warga yang menghadapi kendala akses karena jarak atau minimnya fasilitas, pemerintah menegaskan bahwa pendamping sosial dan ketua kelompok masih menjadi sumber rujukan utama.
Mereka memastikan informasi penyaluran tetap tersampaikan tepat waktu dan sesuai aturan. Pada tahap keempat ini, kelayakan penerima kembali ditentukan berdasarkan status Desil DTKS.
Pemerintah meminta masyarakat mengecek status melalui aplikasi Cek Bansos untuk memastikan apakah bantuan mereka masih berlanjut.
Ketentuannya tetap sama:
- Desil 1–5 tetap berhak menerima PKH dan BPNT tahap keempat.
- Desil 6–10 umumnya sudah tidak termasuk daftar penerima.
Penegasan terkait desil ini dilakukan agar penyaluran tetap tepat sasaran sesuai prioritas nasional dan kebutuhan rumah tangga berpenghasilan rendah.
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga memperluas penyaluran bantuan tambahan di berbagai daerah. Distribusi beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter mulai merata dan diharapkan mampu meringankan kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pencairan tahap akhir turut menunjukkan progres. Sejumlah wilayah melaporkan bahwa siswa telah menerima bantuan senilai Rp450.000 untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka.
Dengan banyak program berjalan bersamaan, pemerintah menegaskan proses penyaluran akan terus dipantau agar manfaat bantuan benar-benar diterima keluarga yang membutuhkan.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun