Jawa Pos Radar Madiun – Peluang kerja besar terbuka lebar. Badan Pusat Statistik (BPS) RI memastikan bakal merekrut 190 ribu petugas lapangan untuk Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Program padat karya nasional ini menawarkan pendapatan Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per bulan.
Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan, peluncuran SE 2026 dijadwalkan pada Januari 2026.
Sementara proses rekrutmen resmi dibuka pada Februari 2026.
“Kami butuh 190 ribu petugas lapangan. Mahasiswa, dosen, akademisi, siapa pun boleh bergabung,” katanya, Jumat (21/11) lalu.
Program Nasional 10 Tahun Sekali
Sensus Ekonomi digelar setiap satu dekade untuk memotret seluruh pelaku usaha, dari skala rumah tangga hingga perusahaan besar—baik sektor formal maupun informal.
Sonny menegaskan, struktur ekonomi bisa berubah signifikan dalam sepuluh tahun sehingga pendataan SE 2026 menjadi fondasi penting bagi perencanaan pembangunan nasional.
“Sensus ekonomi mendata seluruh pelaku usaha. Hasilnya menjadi dasar kebijakan pembangunan 10 tahun ke depan,” tegasnya.
Dukungan Daerah Jadi Kunci
Keberhasilan sensus turut bertumpu pada sinergi pemerintah daerah. Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan komitmen penuh daerahnya.
“Ini pedoman 10 tahun ke depan. Pemprov Riau mendukung penuh. Jika ada perusahaan yang tidak kooperatif, akan kami surati dan lakukan pendekatan,” ujarnya.
Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi
Besaran upah tentu menjadi pertimbangan penting seorang pekerja dalam menjalani pekerjaan.
Untuk petugas sensus ekonomi 2026, BPS menjanjikan gaji yang lumayan besar.
Namun, tetap dengan skema dan itung-itungan matanya atas kinerja yang dilakukan.
''Bayaran tergantung responden, bisa sampai Rp 5 juta per bulan,” katanya.
Baca Juga: SAKAT: Matematika Tersulit adalah Rp 2.500.000 Dibagi 30 Hari
Lowongan Besar, Dampak Ekonomi Besar
Lowongan BPS dalam program ini tidak hanya membuka lapangan kerja masif, tetapi juga memperkuat basis data ekonomi nasional untuk penyusunan kebijakan fiskal, investasi, hingga pemberdayaan UMKM.
Dengan kebutuhan petugas mencapai ratusan ribu, SE 2026 diperkirakan menjadi salah satu rekrutmen terbesar BPS dalam sejarah. (den)
Editor : Deni Kurniawan