Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Update Banjir Longsor Tapanuli dan Sekitarnya di Sumut: Belasan Tewas, Ratusan Rumah Rusak, Tiga Orang Masih Hilang

Mizan Ahsani • Rabu, 26 November 2025 | 21:19 WIB
Puing rumah yang rusak diterjang bencana di wilayah Sumut.
Puing rumah yang rusak diterjang bencana di wilayah Sumut.

Jawa Pos Radar Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara melaporkan data terbaru korban meninggal akibat bencana di tujuh kabupaten/kota setempat.

Dilaporkan sebanyak 13 orang meninggal dunia. 

Data tersebut disampaikan Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, Rabu (26/11).

“Hingga pukul 08.00 WIB pagi ini terdapat 13 orang dinyatakan meninggal dunia di tujuh kabupaten/kota,” ujarnya melalui sambungan telepon dari Medan.

Korban Terbanyak di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

Menurut Sri Wahyuni, sebagian besar korban berada di dua kabupaten.

Tapanuli Selatan 9 korban meninggal, di antaranya 6 orang di Kecamatan Batangtoru, 1 orang di Kecamatan Sipirok, dan 1 orang di Kecamatan Angkola Barat.

Selani itu di Tapanuli Tengah terdata ada 4 korban meninggal. Seluruhnya warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, yang tertimbun longsor di dalam rumah.

BPBD menyebut bencana terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Sabtu (22/11) hingga Selasa (25/11) yang menyebabkan banjir, luapan sungai, dan longsor.

Wilayah terdampak mencakup Tapanuli Tengah, Sibolga, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Nias Selatan, dan Padangsidimpuan.

Puluhan Luka-Luka dan Tiga Orang Masih Hilang

Total 37 warga mengalami luka-luka, sedangkan tiga orang masih dinyatakan hilang di Tapanuli Selatan.

Untuk wilayah Tapanuli Tengah, pendataan masih berlangsung.

BPBD Sumut juga merinci kerusakan dan jumlah pengungsi di beberapa daerah:

Di Tapanuli Selatan, 330 rumah rusak (12 rusak berat, 6 rusak sedang, 312 rusak ringan) dan 1 sekolah rusak.

Sedangkan di Mandailing Natal 561 KK atau 2.244 jiwa mengungsi, 13 rumah rusak berat, dan 1 sekolah rusak.

Selain itu 85 hektare lahan pertanian terendam banjir.

Sementara di Tapanuli Utara 19 KK mengungsi, 5 rumah rusak berat, 64 rumah rusak ringan, 4 ruas jalan rusak, dan 1 jembatan terputus.

Adapun di Nias Selatan 1 rumah rusak berat dan 1 ruas jalan terdampak. Di Padangsidimpuan, 1 korban hilang dan 220 jiwa tinggal di pengungsian.

Sri Wahyuni memastikan BPBD bersama pemerintah daerah tengah melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pendataan lanjutan, dan distribusi bantuan. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#sumut #sumatera utara #nias #tapanuli tengah #korban #longsor #tapanuli selatan #bencana #bpbd sumut #banjir #padangsidimpuan #tapanuli