Jawa Pos Radar Madiun - Tak butuh waktu lama, kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan ibu anak di kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk.
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso mengemukakan anggota telah menangkap satu terduga.
Ia juga mengapresiasi kecepatan tim di lapangan dalam mengungkap kasus ini dan menangkap terduga pelaku.
“Begitu informasi kami terima, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan. Alhamdulillah dalam waktu singkat terduga pelaku sudah berhasil diamankan di rumahnya. Pemeriksaan masih berlangsung, dan kami memastikan seluruh proses berjalan profesional serta humanis,” ungkapnya.
Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menambahkan pelaku yang ditangkap adalah DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.
Ia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan berarti.
Anggota yang mendapatkan laporan itu langsung ke lokasi kejadian. Petugas mendapati tiga korban dalam kejadian itu.
Saat dilakukan pengecekan, dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk, sementara satu korban lainnya berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk.
Korban adalah ibu dan anak. Korban meninggal adalah seorang ibu berinisial EN (41) serta anaknya EJ (22).
Sedangkan yang masih hidup adalah ED (18). Mereka warga Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Korban juga langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses perawatan lebih lanjut.
Kondisi anak kedua korban masih perawatan intensif akibat luka yang dialaminya.
Kasus tersebut juga sempat viral di media sosial. Di ruangan indekos tempat korban tinggal mengalami kebakaran.
Saat ini, ruangan tersebut juga sudah dilakukan steril dengan pemasangan garis polisi. Mereka yang tidak berkepentingan dilarang masuk.
Sementara itu, hingga kini dari polisi pun belum memberikan pernyataan terkait dengan motif dari terduga pelaku yang tega melukai para korban, bahkan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Terkait dengan kondisi korban selamat, Sukaca menambahkan masih dalam penanganan intensif oleh tim medis dari rumah sakit.
"Korban selamat saat ini dalam penanganan intensif tenaga medis," kata Sukaca.
Polres Nganjuk, kata dia, juga menegaskan komitmennya menangani kasus ini secara tuntas, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. (naz)
Editor : Mizan Ahsani