Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Presiden Hibahkan 20 Ribu Hektare Hutan Miliknya di Aceh ke WWF, Dipakai untuk Konservasi Gajah

Mizan Ahsani • Selasa, 16 Desember 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi gajah sumatera di hutan Aceh.
Ilustrasi gajah sumatera di hutan Aceh.

Jawa Pos Radar Madiun - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan konsesi lahan seluas 20 ribu hektare miliknya di Provinsi Aceh untuk program perlindungan dan konservasi gajah.

Lahan tersebut berasal dari konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Tusam Hutani Lestari.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan, penyerahan lahan itu berawal dari permintaan Raja Charles III.

Ia merupakan salah satu pembina organisasi konservasi internasional World Wide Fund for Nature (WWF).

“Ketika bertemu King Charles di London tahun yang lalu atau awal tahun ini, beliau diminta untuk mendonasikan 10.000 hektare PBPH milik beliau di Tusam Hutani Lestari di Aceh,” kata Juli.

“Beliau kemudian malah memberikan 20 ribu hektare,” sambungnya, Senin (15/12).

Juli mengungkapkan, keputusan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Minggu (14/12).

Dalam rapat itu, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap pelestarian hutan dan satwa liar.

“Seluruh konsesi PBPH-nya diserahkan untuk membuat koridor gajah yang sekarang sudah berdiri bersama dengan WWF, kami kerja erat,” sebutnya.

“Sekali lagi tentang kecintaan beliau terhadap hutan dan satwa kita itu sangat luar biasa,” tambah menhut.

Program konservasi tersebut difokuskan pada pembentukan koridor gajah, yang bertujuan melindungi habitat alami sekaligus meminimalkan konflik antara manusia dan satwa liar di Aceh.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah menceritakan keputusan tersebut saat memberikan sambutan dalam Kongres PSI di Solo, beberapa waktu lalu.

Prabowo mengisahkan bahwa dirinya didatangi perwakilan WWF yang mengajukan permohonan pemanfaatan lahan konsesi hutan tanaman industri (HTI) miliknya di kawasan Takengon, Aceh.

“Suatu saat saya didatangi, dikirim utusan ke saya oleh kelompok pecinta atau konservasi alam, WWF. WWF ini pembinanya Raja Charles III, salah satu pembinanya,” kata Prabowo.

Ia menyebutkan bahwa saat itu WWF mengajukan permintaan lahan seluas 10 ribu hektare untuk kawasan perlindungan gajah.

Namun, Prabowo justru menawarkan lahan dengan luas dua kali lipat.

“Saya tidak setuju. Tidak akan saya kasih 10.000 hektare untuk kawasan gajah tersebut, saya akan kasih 20.000 hektare,” ucap Presiden.

Keputusan tersebut kemudian sampai kepada Raja Charles III di Inggris.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya menerima surat ucapan terima kasih langsung dari Raja Charles III.

Surat tersebut disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, di Istana Merdeka, Jakarta. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#raja charles #lahan konsesi #konsesi hutan #konservasi #gajah #hutan #aceh #prabowo subianto #Inggris #wwf #PT Tusam Hutani Lestari #presiden