Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masyarakat bisa bernapas sedikit lega.
Pasalnya, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terpantau stabil.
Berdasarkan pantauan pada Senin (22/12), tidak ada kenaikan harga baik di SPBU pelat merah (Pertamina) maupun SPBU swasta (Shell, BP, dan Vivo) sejak awal bulan Desember ini.
Berikut adalah rincian lengkap harga BBM untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya (sebagai acuan harga di Pulau Jawa) jelang liburan akhir tahun!
1. SPBU Pertamina (Paling Terjangkau)
Pertamina masih memegang harga paling kompetitif, terutama untuk jenis BBM Subsidi dan RON 92 (Pertamax).
Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp 12.750 per liter
Pertamax Green (RON 95): Rp 13.500 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.750 per liter
Dexlite: Rp 14.700 per liter
Pertamina Dex: Rp 15.000 per liter
2. SPBU Shell
Kabar baik juga datang dari Shell, di mana stok Shell Super yang sempat langka kini dikabarkan berangsur pulih. Harganya pun stabil.
Shell Super (RON 92): Rp 13.000 per liter
Shell V-Power (RON 95): Rp 13.630 per liter
Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp 13.890 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp 15.250 per liter
3. SPBU BP-AKR
BP juga tidak melakukan perubahan harga. Berikut daftar harganya:
BP 92 (RON 92): Rp 13.000 per liter
BP Ultimate (RON 95): Rp 13.630 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 15.250 per liter
4. SPBU Vivo
Vivo terpantau hanya mencantumkan harga untuk dua varian produknya saat ini:
Revvo 92 (RON 92): Rp 13.000 per liter
Diesel Primus Plus: Rp 15.250 per liter
Untuk kategori bahan bakar nonsubsidi yang paling umum digunakan (RON 92), Pertamax masih menjadi opsi termurah dengan harga Rp 12.750, selisih Rp 250 lebih murah dibandingkan kompetitor swasta (Shell, BP, dan Vivo) yang kompak mematok harga Rp 13.000. (naz)
Editor : Mizan Ahsani