Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengenang Ustadz Jazir ASP, Pelopor Masjid Jogokariyan Wafat Tinggalkan Nasihat Penting

Mizan Ahsani • Selasa, 23 Desember 2025 | 21:30 WIB
Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustadz Muhammad Jazir ASP meninggal.
Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustadz Muhammad Jazir ASP meninggal.

Jawa Pos Radar Madiun – Kabar duka menyelimuti dunia dakwah tanah air.

Tokoh inspiratif sekaligus Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustadz Muhammad Jazir ASP, telah berpulang ke Rahmatullah.

Ustadz Jazir mengembuskan napas terakhirnya di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada Senin (22/12) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabar kepergian sosok yang berhasil menjadikan Masjid Jogokariyan sebagai percontohan manajemen masjid nasional ini dibenarkan oleh pengurus masjid, Gitta Welly Aryadi.

"Guru kami tercinta, Muhammad Jazir ASP, pagi ini berpulang ke hadirat Allah SWT. Mohon doa yang sebaik-baiknya agar segala dosa beliau diampuni dan amal ibadahnya diterima," ujar Gitta.

Pesan Terakhir Ustadz Muhammad Jazir ASP

Semasa hidupnya, Ustadz Jazir dikenal sebagai visioner yang mengubah wajah masjid dari sekadar tempat ibadah menjadi pusat peradaban dan ekonomi umat.

Bahkan saat terbaring sakit, pesannya tetap konsisten. Gitta menuturkan bahwa almarhum selalu mengingatkan pengurus untuk terus menghadirkan "peradaban masjid".

"Nggak sekadar ngurusin bangunan, tetapi kita itu sedang membangun peradaban," tiru putra bungsu almarhum, Haidar Muhammad Tilmitsani, mengenang pesan sang ayah.

Haidar mengungkapkan, ada satu impian besar sang ayah yang belum sepenuhnya terwujud hingga akhir hayatnya, yakni konsep Wakaf Produktif yang masif.

Ustadz Jazir bercita-cita agar semua masjid memiliki badan usaha mandiri.

Tujuannya sangat mulia, agar uang infak jamaah tidak habis hanya untuk renovasi bangunan, melainkan berputar untuk kesejahteraan umat.

"Beliau ingin masjid punya wakaf produktif. Badan usaha milik masjid itu bisa untuk operasional, dan juga untuk memberi pensiun bagi para pengabdi di masjid," ungkap Haidar.

Pemikiran ini didasari keinginan agar para marbot dan pengurus masjid mendapatkan jaminan kesejahteraan yang layak, layaknya pegawai profesional.

Selamat jalan, Ustadz Jazir. Perjuanganmu menjadi inspirasi banyak orang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Jazir asp #Meninggal #Ustadz Jazir meninggal #Dewan Syuro #pesan #nasihat #masjid jogokariyan