Jawa Pos Radar Madiun – Kabar gembira bagi para pejuang NIP (Nomor Induk Pegawai).
Pemerintah memberikan sinyal kuat bahwa gerbang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS akan kembali dibuka pada tahun 2026.
Kepastian ini datang langsung dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Tidak sekadar wacana, Menkeu menegaskan bahwa anggaran untuk rekrutmen tersebut bahkan telah disiapkan.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya @purbayayudhiofficial, Purbaya membakar semangat para calon pelamar.
"Anggaran penerimaan CPNS 2026 sudah disiapkan. Siap-siap, peluang menjadi ASN terbuka lebar," tulisnya.
CPNS 2026 Segera Terealisasi, Bukan Sekadar Janji Politik
Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Senayan beberapa waktu lalu, Menkeu Purbaya menekankan bahwa seleksi CPNS 2026 didasari oleh perhitungan matang.
Jadi bukan sekadar menggugurkan janji manis.
Pemerintah menggunakan prinsip akuntabilitas fiskal. Artinya, rekrutmen dilakukan sesuai kemampuan keuangan negara namun tetap responsif terhadap kebutuhan organisasi.
"Rekrutmen besar tetap dilakukan, tapi berbasis kebutuhan riil dan kemampuan anggaran, bukan sekadar menggugurkan janji politik," tegas Purbaya di hadapan anggota Dewan kala itu.
Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis untuk dua masalah sekaligus.
Mengatasi tingginya angka pengangguran terdidik dan mengisi kekosongan jabatan akibat gelombang pensiun ASN yang terus meningkat.
Prioritas Formasi dan Peluang Honorer di Rekrutmen CPNS
Bagi Anda yang berminat, ada baiknya menyimak bocoran formasi yang akan diprioritaskan.
Pemerintah akan fokus pada posisi-posisi strategis yang berdampak langsung pada pelayanan publik.
Di antaranya tenaga pendidikan (guru/dosen), tenaga kesehatan (dokter/perawat/nakes lain), serta tenaga teknis fungsional lainnya.
Pembukaan CPNS 2026 ini juga menjadi kesempatan emas bagi para tenaga honorer yang belum beruntung mendapatkan formasi pada seleksi PPPK sebelumnya.
Meski jadwal pendaftaran resmi dan rincian teknis masih dimatangkan oleh Kementerian PANRB dan BKN, para calon pelamar diimbau untuk curi start.
Persaingan diprediksi akan sangat ketat. Oleh karena itu, penguasaan materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus disiapkan sejak dini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani