Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Banjir Bandang Maninjau Kembali Mengganas, Sungai Batang Aia Pisang Meluap hingga Rendam Puluhan Rumah Warga

Sukma Maharani Putri • Jumat, 26 Desember 2025 | 23:09 WIB

 

Maninjau kembali diterjang banjir bandang, sungai meluap dan puluhan rumah warga terendam.
Maninjau kembali diterjang banjir bandang, sungai meluap dan puluhan rumah warga terendam.

Jawa Pos Radar Madiun - Banjir bandang kembali menerjang kawasan Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis siang (26/12).

Bencana ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Peristiwa ini menyebabkan Sungai Batang Aia Pisang meluap dan membawa material lumpur serta bebatuan ke permukiman warga.

Camat Tanjung Raya, Al Hafid, menyampaikan bahwa luapan sungai menerjang Jorong Pasar, Nagari Maninjau, sehingga puluhan rumah warga terendam air bercampur lumpur.

Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu cukup signifikan, terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

“Luapan air sungai membawa material lumpur dan bebatuan yang masuk ke permukiman warga,” ujar Al Hafid.

Selain merendam rumah warga, banjir bandang juga berdampak pada ruas jalan utama penghubung Lubuk Basung–Bukittinggi.

Material lumpur berbatu menutup sebagian badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi terdampak.

Menurut Al Hafid, beberapa rumah yang berada di dekat bantaran Sungai Batang Aia Pisang dilaporkan mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir.

Hingga saat ini, pemerintah kecamatan bersama pemerintah nagari masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah terdampak serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Meski menimbulkan kerusakan dan mengganggu aktivitas warga, pemerintah setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Tanjung Raya masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu banjir susulan.

Banjir bandang di Maninjau diketahui bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, kawasan ini juga pernah dilanda banjir serupa akibat longsor di hulu sungai, tepatnya di Kelok 28, yang menyebabkan pendangkalan sungai dan meningkatkan risiko luapan saat hujan deras.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah daerah telah mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi Sungai Batang Aia Pisang.

Upaya ini diharapkan dapat memperlancar aliran sungai serta mengurangi risiko banjir bandang berulang, terutama saat musim hujan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#bukittinggi #Lubuk Basung #bencana Sumatera #banjir bandang #banjir Maninjau #Info Bencana