Jawa Pos Radar Madiun - BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya promotif dan preventif bagi peserta JKN-KIS melalui layanan skrining riwayat kesehatan. Layanan ini memungkinkan peserta mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini secara cepat dan praktis melalui aplikasi Mobile JKN, tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Program skrining ini difokuskan pada deteksi awal penyakit tidak menular, seperti Diabetes Melitus, hipertensi, penyakit ginjal kronik, dan jantung koroner. Selain itu, BPJS Kesehatan juga mendorong deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA, Pap Smear, hingga krioterapi.
Langkah ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap kondisi kesehatannya sebelum muncul keluhan serius.
Apa Itu Skrining Riwayat Kesehatan?
Skrining riwayat kesehatan merupakan metode penapisan awal untuk mengetahui potensi risiko penyakit di masa mendatang. Melalui pengisian data dan sejumlah pertanyaan, peserta dapat memperoleh gambaran apakah dirinya memiliki faktor risiko penyakit tertentu, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, atau penyakit jantung.
Hasil skrining bersifat sebagai peringatan dini, sehingga peserta dapat mengambil langkah pencegahan lebih cepat dan tepat.
Manfaat Skrining bagi Peserta JKN-KIS
Layanan skrining riwayat kesehatan memberikan berbagai manfaat nyata, di antaranya:
-
Membantu peserta mengetahui kondisi kesehatan sejak dini
-
Proses mudah, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja
-
Tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan untuk skrining awal
-
Hasil skrining dapat dikonsultasikan langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
-
Peserta dengan risiko tertentu dapat segera melakukan pemeriksaan lanjutan
Tidak hanya untuk individu, instansi atau badan usaha juga dapat memanfaatkan data skrining untuk memetakan profil kesehatan dan potensi risiko penyakit para pekerjanya.
Cara Melakukan Skrining Riwayat Kesehatan di Mobile JKN
Berikut langkah mudah melakukan skrining melalui aplikasi Mobile JKN:
-
Buka aplikasi Mobile JKN
-
Login menggunakan NIK atau nomor kartu JKN, password, dan captcha
-
Masuk ke halaman utama, pilih menu Lainnya
-
Klik Skrining Riwayat Kesehatan
-
Masukkan nomor kartu BPJS, lalu pilih Pilih
-
Jika muncul persetujuan skrining, klik Setuju
-
Isi data diri dengan lengkap dan benar
-
Jawab seluruh pertanyaan skrining hingga selesai
-
Hasil skrining akan langsung ditampilkan di aplikasi
Tindak Lanjut Hasil Skrining
Hasil skrining akan dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko:
-
Risiko rendah
Peserta disarankan mempertahankan pola hidup sehat dan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. -
Risiko sedang atau tinggi
Peserta dianjurkan segera berkunjung ke FKTP untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan penanganan lanjutan.
Khusus untuk risiko Diabetes Melitus, tindak lanjut dapat meliputi pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, hingga pemeriksaan gula darah puasa (GDP) dan gula darah dua jam setelah makan (GDPP) apabila diperlukan.
Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Layanan Digital
Dengan memanfaatkan fitur skrining BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN dan kanal digital lainnya, peserta diharapkan semakin peduli terhadap kondisi tubuhnya.
Deteksi dini yang sederhana ini menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit serius dan menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang. (fin)
Editor : AA Arsyadani