Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Menteri PKP Puji BRI, Pembiayaan Rumah Subsidi Naik 100 Persen

Hengky Ristanto • Jumat, 6 Februari 2026 | 19:04 WIB
APRESIASI: Menteri PKP Maruarar Sirait bertemu Direktur Utama BRI Hery Gunardi di Kantor Pusat BRI, Rabu (4/2), membahas percepatan KPR subsidi Program 3 Juta Rumah.
APRESIASI: Menteri PKP Maruarar Sirait bertemu Direktur Utama BRI Hery Gunardi di Kantor Pusat BRI, Rabu (4/2), membahas percepatan KPR subsidi Program 3 Juta Rumah.

JAKARTA – Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi lewat BRI melonjak tajam.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut kontribusi BRI naik 100 persen dalam pembiayaan rumah subsidi.

Pada 2024, BRI membiayai sekitar 16 ribu unit rumah subsidi.

Angka itu naik menjadi 32 ribu unit pada 2025.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara bank penyalur.

Maruarar menyampaikan apresiasi itu saat berkunjung ke Kantor Pusat BRI, Rabu (4/2).

Dia bertemu langsung Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

“Saya datang ke sini untuk mengucapkan terima kasih. Artinya, ada 32 ribu MBR, petani, nelayan, buruh, asisten rumah tangga, sopir, pengemudi ojek, dan profesi lainnya yang kini bisa punya rumah berkat dukungan BRI,” ujar Maruarar.

Dia menegaskan, program rumah subsidi tidak hanya berdampak pada penerima manfaat.

Namun, juga memutar roda ekonomi.

Mulai pekerja bangunan, toko material, hingga sopir angkutan pengangkut bahan.

Maruarar juga menyinggung penguatan ekosistem ekonomi keluarga penerima manfaat.

Salah satunya lewat peran BRI Group melalui PNM.

Menurutnya, program PNM Mekaar terbukti membantu ibu rumah tangga mengembangkan usaha ultra mikro. Mulai kuliner hingga kerajinan.

Hingga kini, lebih dari 2,8 juta nasabah PNM Mekaar disebut sudah naik kelas dan mendapatkan akses layanan keuangan melalui Pegadaian dan BRI.

“Negara hadir melalui BRI. Negara tidak membiarkan rakyatnya, tapi hadir membantu dan menyelamatkan. Termasuk agar terbebas dari rentenir,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyambut apresiasi tersebut.

Dia menegaskan BRI konsisten menjalankan mandat sebagai bank rakyat.

“BRI punya lebih dari 7.500 unit kerja di seluruh Indonesia. Dengan kemampuan distribusi yang luas itu, kami siap mendukung program pemerintah, termasuk sektor perumahan,” ucap Hery.

Sepanjang 2025, BRI merealisasikan penyaluran KPR subsidi sebesar Rp 16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia.

Sekitar 97 persen di antaranya disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Skema itu menjadi tulang punggung Program 3 Juta Rumah pemerintah. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#bank rakyat indonesia #Menteri PKP #Program 3 Juta Rumah #rumah subsidi #maruarar sirait #kpr subsidi #bri #flpp