Jawa Pos Radar Madiun - Mahalnya harga tiket pesawat menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (2026) kerap menjadi keluhan utama para perantau. Menjawab keresahan publik tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi meluncurkan program stimulus berupa potongan harga tarif transportasi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa pemerintah memberikan subsidi untuk menekan harga tiket pesawat, khususnya pada kelas ekonomi.
"Pemerintah sudah memberikan stimulus berupa diskon terhadap tiket kelas ekonomi hingga mencapai 18 persen agar bisa dinikmati masyarakat untuk pulang kampung," jelas Dudy dalam rapat koordinasi persiapan mudik Lebaran.
Guna memastikan perjalanan mudik dari 143,9 juta proyeksi pemudik tahun ini berjalan lancar, berikut adalah langkah strategis dan rincian diskon transportasi yang disiapkan pemerintah:
Baca Juga: Mudik Gratis IFG Group 2026, Link Pendaftaran Sudah Dibuka! Ada Rute Madiun, Kuota 2.150 Tiket
Penambahan Extra Flight dan Pengawasan Harga
Lonjakan harga tiket pesawat sering kali murni disebabkan oleh ketidakseimbangan antara supply and demand. Kemenhub memproyeksikan ada 4,98 juta masyarakat yang akan terbang saat Lebaran. Untuk mencegah lonjakan harga yang tak terkendali, pemerintah kini tengah berkoordinasi dengan pihak maskapai guna mendata wilayah mana saja yang mendesak untuk diberikan tambahan jadwal penerbangan (extra flight).
Teliti Sebelum Membeli: Hindari Rute Transit
Menhub juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat mengecek harga di aplikasi pemesanan tiket. Sering kali, harga tiket pesawat terlihat melambung sangat tinggi dan tidak wajar karena algoritma menampilkan penerbangan transit (connecting flight) ke kota lain, mengingat tiket penerbangan langsung (direct flight) sudah habis terjual.
Baca Juga: Mudik Gratis Kemenhub 2026 Buka 1 Maret: Cek Link Daftar, Kuota, dan Jadwal Lengkapnya
Gelontorkan Stimulus Total Rp911,16 Miliar
Diskon penerbangan ini merupakan bagian dari paket besar stimulus transportasi Lebaran 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya telah merilis bahwa total anggaran stimulus yang dikucurkan mencapai Rp911,16 miliar, yang bersumber dari skema APBN dan non-APBN.
Diskon Gila-gilaan Kereta Api 30 Persen
Tidak hanya pesawat, pemudik jalur darat juga dimanjakan. PT KAI (Persero) memberikan diskon tarif kereta api sebesar 30 persen dari harga normal. Potongan harga fantastis ini berlaku selama 15 hari, yakni mulai 14 hingga 29 Maret 2026, dengan target kuota mencapai 1,2 juta penumpang.
Diskon Penyeberangan Kapal Laut
Bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut, dua BUMN maritim juga siap menerapkan tarif promo. PT Pelni (Persero) akan memberikan diskon untuk kapal penumpang antarpulau, sementara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan memberlakukan potongan harga khusus untuk angkutan kapal penyeberangan roro.
Kemenhub menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi diskon di lapangan agar penurunan harga tiket ini benar-benar valid dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura