Jawa Pos Radar Madiun –PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan kesiapan layanan angkutan laut untuk menghadapi musim mudik Lebaran 2026.
Perusahaan pelayaran milik negara tersebut menyiapkan puluhan kapal serta ratusan ribu tiket untuk melayani masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Dalam periode angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI mengerahkan total 55 kapal.
Armada tersebut terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis yang akan melayani berbagai rute di seluruh Indonesia.
Selain itu, PELNI menyediakan total 751.555 tiket kapal selama masa angkutan Lebaran. Jumlah tersebut disiapkan untuk mengakomodasi proyeksi penumpang yang diperkirakan mencapai sekitar 641 ribu orang.
Kapasitas seluruh kapal pada periode tersebut mencapai 56.069 tempat duduk. Kapasitas itu telah mendapatkan dispensasi dari otoritas terkait guna mendukung kelancaran arus mudik masyarakat.
Berdasarkan proyeksi perusahaan, sejumlah pelabuhan diperkirakan akan menjadi titik keberangkatan tersibuk selama musim mudik. Di antaranya Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau.
Sementara itu, pelabuhan dengan proyeksi kedatangan penumpang tertinggi antara lain Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, serta Ambon.
Baca Juga: Asyik! Pemerintah Tebar Diskon Tarif Tol Mudik 30 Persen, Cek Jadwal dan Daftar Ruasnya
Adapun rute pelayaran yang diperkirakan paling padat selama periode mudik Lebaran meliputi Batam–Belawan, Belawan–Batam, Balikpapan–Surabaya, Kumai–Semarang, serta Makassar–Surabaya.
PELNI juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026.
Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 2 April 2026.
Melalui berbagai persiapan tersebut, PELNI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi laut yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini. (*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura
Editor : Mizan Ahsani