Jawa Pos Radar Madiun – Korps Bhayangkara memperkuat pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menyiagakan fasilitas evakuasi medis super cepat.
Baharkam Polri resmi mengoperasikan helikopter ambulans udara guna mengantisipasi situasi darurat di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa.
Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan korban kecelakaan atau kondisi medis darurat dapat dilakukan secara instan tanpa terhambat kemacetan di jalan tol.
Penyiagaan armada udara ini menjadi bagian vital dalam rangkaian Operasi Ketupat 2026 yang mengedepankan keselamatan pemudik.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua titik strategis yang menjadi pangkalan helikopter ambulans ini.
Armada pertama disiagakan di Rest Area KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, sementara armada kedua ditempatkan di Rest Area Kalikangkung, Semarang.
Pemilihan lokasi ini dinilai krusial mengingat kedua titik tersebut merupakan zona padat kendaraan saat puncak arus mudik maupun balik.
Kehadiran ambulans udara ini diharapkan mampu mempercepat mobilisasi bantuan medis menuju rumah sakit rujukan.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kios di Telaga Sarangan Magetan, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Dengan mobilitas tinggi, hambatan geografis dan kepadatan lalu lintas di jalur darat tidak lagi menjadi kendala utama dalam menyelamatkan nyawa pemudik yang membutuhkan pertolongan segera.
Sesuai semangat "Mudik Aman, Keluarga Bahagia", Polri berkomitmen memberikan layanan maksimal demi kelancaran tradisi tahunan masyarakat Indonesia ini.
Koordinasi intensif terus dilakukan antar instansi agar operasional evakuasi udara dapat berjalan presisi saat dibutuhkan di lapangan.
(*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani