Jawa Pos Radar Madiun - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali membuktikan keandalan infrastrukturnya pada momentum Lebaran 2026.
Setelah sebelumnya sukses memecahkan rekor MURI lewat livestream nonstop 11 jam di jalur mudik, IOH kini mencatatkan lonjakan trafik data nasional yang menembus angka 20 persen lebih tinggi dibandingkan periode tahun lalu.
Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci utama di balik kelancaran konektivitas pelanggan, bahkan saat beban jaringan mencapai puncaknya di titik-titik krusial.
Peta Lonjakan Trafik: Jawa Timur & Jawa Tengah Jadi Pusat Perhatian
Data internal IOH mengungkap bahwa pergerakan pemudik dari Jakarta menuju wilayah timur memicu kenaikan trafik yang signifikan. Wilayah Jawa Tengah mencatat kenaikan hingga 37 persen, sementara Jawa Barat berada di angka 22 persen.
Khusus untuk wilayah Jawa Timur, lonjakan trafik secara keseluruhan naik 28,5 persen dibandingkan hari biasa. Berikut adalah area dengan peningkatan tertinggi di Jatim:
-
Area Lamongan: Naik 60,01 Persen.
-
Area Kediri: Naik 56,61 Persen.
-
Area Malang: Naik 45,74 Persen (mencapai 120 TB).
Baca Juga: BYD Song Ultra EV Resmi Meluncur: Charge Baterai Cuma 9 Menit, Jarak Tempuh 700 Km!
Optimasi Jaringan Berbasis AI di 77 Jalur Mudik
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer IOH, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan jaringan sepanjang 8.121 km jalur mudik yang mencakup tol, non-tol, hingga jalur kereta api.
"Kami memanfaatkan teknologi AI untuk memantau trafik secara real-time dan memprediksi potensi kepadatan. Sistem AI kami mampu mengidentifikasi lonjakan trafik 60 persen lebih cepat, sehingga penyesuaian kapasitas bisa dilakukan secara proaktif," ujar Desmond.
Infrastruktur Tempur IOH Selama Lebaran 2026
Untuk memastikan pengalaman pelanggan tetap nyaman saat mengakses layanan pesan instan, media sosial, hingga video streaming, IOH mengerahkan kekuatan penuh:
| Komponen Infrastruktur | Jumlah / Kapasitas |
| Upgrade Site Jaringan | > 7.000 Site |
| Pembangunan Site Baru | > 1.600 Site |
| Mobile BTS (MBTS) Siaga | > 75 Unit |
| Point of Interest (POI) Strategis | 797 Titik |
| Tenaga Engineer Siaga | > 2.500 Personel |
Baca Juga: Xiaomi Redmi Pad 2 4G, Baterai 9000mAh dan Resolusi Layar 2.5K, Cuma Rp 2 Jutaan
Sinergi 4G dan 5G: Baseline Stabil, Kapasitas Kritis Tercover
Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java IOH, menambahkan bahwa jaringan 4G tetap menjadi baseline layanan yang stabil di seluruh pelosok.
Sementara itu, jaringan 5G Indosat difokuskan untuk meng- cover lonjakan trafik di titik-titik kritis seperti stasiun besar, rest area, dan destinasi wisata populer.
Transformasi IOH menjadi AI-TechCo terbukti memberikan dampak nyata bagi jutaan pemudik yang tetap bisa terhubung dengan keluarga tanpa kendala teknis berarti. Investasi berkelanjutan pada kualitas jaringan ini menjadi komitmen IOH untuk terus memberikan pelayanan terbaik di era digital. (*)
Editor : Mizan Ahsani