Jawa Pos Radar Madiun - Menjawab keresahan publik terkait isu fluktuasi harga energi global, Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan penjelasan resmi pada Selasa (31/3).
Ia memberikan kepastian bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik jenis subsidi maupun non-subsidi, dipastikan tidak mengalami kenaikan.
Keputusan strategis ini diambil setelah adanya koordinasi intensif antara Pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT Pertamina (Persero) sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: HP Samsung dengan AI Face Recognition, Buka Kunci Lebih Cepat dan Aman tanpa PIN
Prioritas Kepentingan Rakyat
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa dalam setiap pengambilan kebijakan, Presiden Prabowo selalu menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pertimbangan utama.
"Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat di dalam mengambil sebuah keputusan," ujarnya.
Baca Juga: Gunakan DBHCHT Rp 3,3 Miliar, Pemkab Ponorogo Proteksi 5.375 Petani Tembakau
"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM non-subsidi," tegas Prasetyo dalam keterangan resminya di Jakarta.
Stok BBM Nasional Dijamin Aman
Selain kepastian harga, Pemerintah juga memberikan jaminan mengenai ketahanan energi nasional. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang memicu kepanikan (panic buying).
Pasokan BBM di seluruh SPBU Pertamina dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan nasional.
Pemerintah berharap klarifikasi ini dapat memutus rantai disinformasi atau hoaks terkait kenaikan harga yang sempat berkembang di masyarakat.
"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," imbuh Prasetyo. (naz)
Editor : Mizan Ahsani