Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Heboh Wacana War Tiket Haji, Menhaj Irfan Yusuf: Jemaah Nggak Perlu Takut

Alfiah Sidiq • Selasa, 14 April 2026 | 20:57 WIB
Siti Robiah, nenek 91 tahun yang berangkat haji setelah puluhan tahun menabung dari hasil jual arang. (SUGENG DWI N/RADAR MADIUN)
Siti Robiah, nenek 91 tahun yang berangkat haji setelah puluhan tahun menabung dari hasil jual arang. (SUGENG DWI N/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch. Irfan Yusuf, memberikan klarifikasi tegas terkait isu skema perebutan atau "war" tiket haji yang sempat memicu keresahan jemaah.

Menhaj menegaskan bahwa hal tersebut saat ini masih sekadar wacana dan tidak akan menghapuskan antrean jemaah yang sudah terdaftar selama bertahun-tahun.

"Itu masih wacana. Jadi, jemaah nggak perlu takut. Tidak ada antrean yang dihanguskan. Baik jemaah yang sudah antre 5, 10, hingga 15 tahun, tidak perlu khawatir," ujar Menhaj usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Selasa (14/4).

Wacana ini muncul sebagai salah satu upaya Kementerian Haji untuk mencari terobosan dalam menyikapi persoalan antrean haji Indonesia yang dinilai sudah terlalu panjang.

Meski demikian, Menhaj menekankan bahwa setiap kebijakan baru membutuhkan proses pengkajian yang mendalam bersama para stakeholder.

Di antaranya dialog dengan Komisi VIII DPR RI untuk pengawasan regulasi dan aspek sosial keagamaan.

Pun, perlu ada koordinasi dengan agen perjalanan dan penyedia layanan.

Baca Juga: Hasil Studi Ungkap Zat Beracun dari Vape Bisa Memicu Kanker, PDPI Berikan Penjelasan

 

Opsi Lain: Menjajaki Kuota Haji Negara Tetangga

Selain memikirkan skema internal, pemerintah Indonesia juga terus berupaya mencari solusi eksternal.

Salah satu usulan yang sedang dijajaki adalah penggunaan kuota haji dari negara tetangga yang sering kali tidak terserap maksimal.

Namun, Menhaj mengungkapkan bahwa pemerintah Arab Saudi saat ini masih menunjukkan sikap tertutup terhadap pola penggunaan kuota lintas negara tersebut. "Kita pernah jajaki, tapi pemerintah Saudi masih belum welcome dengan pola ini. Nanti kita coba bicarakan lagi," tambahnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#war tiket haji #Irfan Yusuf #antrean haji #Menhaj #Haji 2026