Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemerintah Naikkan Harga Acuan Pembelian Sapi, Cek Estimasi untuk Ternak Berat 500 Kilogram

Satrio Jati • Rabu, 22 April 2026 | 16:02 WIB
TRANSAKSI: Suasana jual beli sapi di Pasar Hewan Goranggareng, Magetan, jelang hari raya Idul Adha 2025.
TRANSAKSI: Suasana jual beli sapi di Pasar Hewan Goranggareng, Magetan, jelang hari raya Idul Adha 2025.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah secara resmi melakukan penyesuaian terhadap harga acuan pembelian (HAP) untuk komoditas sapi hidup di tingkat produsen guna menghadapi tantangan rantai pasok global.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk merespons meningkatnya biaya transportasi dan logistik yang dipicu oleh kondisi geopolitik dunia saat ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa kenaikan harga sapi hidup dilakukan dalam skala terbatas agar tidak memberikan guncangan besar pada daya beli masyarakat.

“Harga acuan pembelian sapi hidup dari Rp58.000 per kilogram (kg) menjadi sekitar Rp59.000 per kg, jadi penyesuaiannya hanya sekitar Rp1.000 per kg,” kata Zulhas di Jakarta.

Meskipun terjadi perubahan pada harga sapi hidup, ia menjamin bahwa harga daging sapi di tingkat konsumen akhir tetap terjaga dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Baca Juga: Mengenang Kejayaan Ludruk, dari Panggung THR hingga Menjadi Legenda Sarip Tambak Oso

Pemerintah berkomitmen memastikan harga di pasar masih berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Kalau daging sapi di pasar masih dalam HET, tidak ada perubahan,” ujar Zulhas menegaskan bahwa harga daging tetap berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kg.

Selain sapi, pemerintah juga melakukan penyesuaian HET untuk daging kerbau dari Rp80.000-an menjadi Rp90.000-an per kg menyusul tingginya permintaan pasar.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan produsen/peternak dengan keterjangkauan harga di tingkat masyarakat luas.

Zulhas mengakui bahwa dinamika global, meski terjadi di wilayah yang jauh, tetap memiliki dampak nyata terhadap komponen biaya impor pangan di dalam negeri.

Baca Juga: Harga Kemasan Plastik Melejit, Wamendag Dyah Roro Esti Ungkap Biang Kerok Kenaikannya

Estimasi HAP per Ekor Sapi

Berdasarkan penyesuaian harga acuan terbaru sebesar Rp59.000 per kg, berikut adalah simulasi HAP satu ekor sapi berdasarkan beratnya:

Pemerintah akan terus memantau dinamika pasar global dan domestik guna memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman sepanjang tahun 2026.

Dengan kebijakan yang fleksibel, diharapkan stabilitas ekonomi nasional tetap kokoh di tengah tekanan eksternal yang terus berlangsung. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#harga acuan pembelian #sapi #zulkifli hasan (zulhas) #ternak #harga sapi