Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemerintah Berencana Terapkan Standar Nikotin Eropa, Nasib 186 Ribu Buruh Pabrik Rokok Jatim Terancam

Satrio Jati • Minggu, 26 April 2026 | 17:48 WIB
ILUSTRASI: Sejumlah buruh sedang bekerja di salah satu pabrik rokok di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)
ILUSTRASI: Sejumlah buruh sedang bekerja di salah satu pabrik rokok di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Rencana Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) untuk mengatur batasan kadar nikotin dan tar dengan ambang batas rendah menuai kritik tajam. 

Kebijakan yang mengacu pada standar luar negeri ini dinilai sulit dipenuhi oleh industri rokok kretek nasional yang menguasai 97 persen produksi dalam negeri.

Hal itu disampaikan Ketua Gapero Surabaya Sulami Bahar.

Ia menjelaskan bahwa tembakau dan cengkeh lokal Indonesia secara alamiah memiliki kandungan nikotin dan tar yang lebih tinggi dibandingkan tembakau impor. 

"Kebijakan pembatasan ini berpotensi mengancam sektor padat karya seperti Sigaret Kretek Tangan (SKT)," ujarnya.

Baca Juga: Industri Hasil Tembakau Terpukul? Kebijakan Baru Kemenkes Berpotensi Hentikan Operasional Pabrik Rokok Kretek

Dampak kebijakan ini diprediksi akan sangat terasa di wilayah Jawa Timur.

Saat ini, jumlah buruh IHT legal di Jawa Timur mencapai lebih dari 186 ribu tenaga kerja, atau sekitar 60 persen dari total tenaga kerja industri tembakau nasional.

Selain ancaman PHK, aturan yang terlalu restriktif dianggap akan memicu lonjakan peredaran rokok ilegal.

Konsumen diprediksi akan mencari alternatif rokok yang lebih murah jika industri legal tidak mampu berproduksi. 

Gapero menekankan bahwa kebijakan pertembakauan di Indonesia harus proporsional dan berbasis konteks lokal, bukan meniru kebijakan Uni Eropa yang memiliki kondisi berbeda dengan Indonesia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#standar nikotin #kemenkes #pabrik rokok #jawa timur #buruh