Jawa Pos Radar Madiun - Suasana haru menyelimuti audiensi antara orang tua korban Daycare Little Aresha dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengaku sangat sedih setelah mendengar langsung kesaksian para orang tua mengenai perlakuan tidak manusiawi yang dialami anak-anak mereka di tempat penitipan tersebut.
Sebagai langkah nyata, Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk segera membentuk tim pendampingan komprehensif guna memulihkan kondisi psikologis anak maupun orang tua yang terdampak.
Libatkan Tim Ahli Lintas Disiplin
Hasto menegaskan bahwa pemulihan korban tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Tim pendampingan yang dibentuk akan melibatkan berbagai pakar profesional, antara lain:
-
Ahli Psikologi Anak untuk menangani trauma mental.
-
Ahli Tumbuh Kembang untuk memantau dampak jangka panjang pada fase pertumbuhan.
-
Ahli Gizi guna memastikan asupan nutrisi korban kembali terjaga setelah adanya indikasi penelantaran.
-
Ahli Pengasuhan untuk memberikan edukasi pemulihan pola asuh di lingkungan keluarga.
"Kami sudah diskusi dengan KPAI dan dinas terkait. Segera setelah ini kami langsung rapat untuk membentuk tim pendampingan tersebut," ujar Hasto usai audiensi di Yogyakarta, Minggu (26/4).
Baca Juga: Indonesia Darurat Daycare? Menteri PPPA Ungkap 44 Persen Tempat Penitipan Anak Tak Berizin
Fokus pada Trauma Anak dan Stres Orang Tua
Hasto mengungkapkan bahwa tanda-tanda gangguan psikologis mulai terlihat pada beberapa anak korban.
Namun, yang juga menjadi perhatian serius adalah kondisi mental para orang tua. Banyak dari mereka yang mengalami stres berat, terkejut, hingga menangis histeris karena merasa gagal melindungi anak mereka.
Untuk itu, Pemkot Yogyakarta telah menyiagakan 18 psikolog klinis yang tersebar di berbagai Puskesmas di seluruh wilayah kota untuk memberikan layanan konseling gratis bagi keluarga korban.
Selain fokus pada pemulihan, Hasto memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Yogyakarta yang bertindak sigap melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4).
Ia berharap proses hukum terhadap pengelola Little Aresha tetap berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.
"Pak Kapolres sudah bertindak dengan sangat kreatif dan cepat. Terkait orang tua, kami juga masih akan membuka ruang bagi mereka yang ingin menyampaikan keluhan tambahan besok," pungkas Hasto. (naz)
Editor : Mizan Ahsani