Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hashim Ungkap Alasan Prabowo Ngotot Perjuangkan Program MBG, Sebut Sudah Digagas sejak 2006

Latiful Habibi • Minggu, 5 Juli 2026 | 06:29 WIB
Ilustrasi makan bergizi gratis alias MBG.
Ilustrasi makan bergizi gratis alias MBG.

Jawa Pos Radar Madiun - Pihak Istana Kepresidenan memberikan jawaban menohok sekaligus jaminan kepastian hukum terkait kelangsungan salah satu program megaproyek kesejahteraan masyarakat paling krusial di tanah air.

Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok anak-anak serta ibu hamil di seluruh pelosok negeri tidak akan pernah dihentikan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, saat memberikan sambutan resmi di hadapan ratusan kader organisasi sayap desa di Jakarta, Jumat (3/7) malam.

Hashim menyatakan bahwa penyediaan asupan nutrisi berkualitas bagi generasi masa depan bangsa ini sudah menjadi ketetapan mutlak dan bagian dari perwujudan visi besar Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang perlu makanan bergizi. Itu sudah ada tekad, itu janji kampanye Prabowo Subianto, tidak akan berhenti, akan dilanjutkan," kata Hashim.

Baca Juga: Mengenal Cape Verde, Negara Kecil yang Nyaris Singkirkan Argentina di Piala Dunia 2026

Perjalanan Panjang Gagasan MBG sejak Dua Dekade Lalu

Hashim membeberkan fakta historis bahwa gagasan mengenai program pemenuhan gizi gratis ini sebenarnya bukan merupakan sebuah komoditas politik instan yang baru lahir menjelang pemilu kemarin.

Ide mulia untuk menggratiskan makanan sehat ini rupanya telah dirancang secara mendalam oleh Presiden Prabowo Subianto sejak sekitar tahun 2006 silam.

Langkah ini lahir dari rasa prihatin dan cita-cita besar Prabowo dalam memperbaiki kualitas kesehatan serta memutus rantai penyakit kekerdilan atau stunting yang menjangkiti jutaan anak Indonesia.

Komitmen ini terus disuarakan secara konsisten oleh Prabowo dalam setiap panggung kontestasi politik nasional, mulai dari pencalonan diri sebagai wakil presiden hingga memenangkan mandat sebagai kepala negara.

"Ini suatu janji kampanye Prabowo Subianto sejak tahun 2009, waktu dia masih calon wakil presiden, dilanjutkan tahun 2014 calon presiden, dilanjutkan 2019, dan dilanjutkan 2024. Itu janji kampanye Prabowo Subianto bahwa anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan dapat makanan bergizi gratis, supaya kondisi yang sangat-sakat berat, yaitu stunting bisa kita tanggulangi," ujarnya.

Baca Juga: 90 Persen Karyawan Tokopedia Dirumorkan Kena PHK, Manajemen Angkat Bicara

Minta Kementerian dan Elemen Masyarakat Awasi Celah Korupsi

Kendati memiliki tujuan moral yang sangat mulia bagi ketahanan nasional, Hashim tidak menampik adanya potensi hambatan berupa tindakan penyelewengan anggaran oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Merespons draf temuan penyimpangan yang belakangan mulai terendus oleh aparat penegak hukum, adik kandung Presiden Prabowo ini meminta sistem pengawasan di lapangan diperketat.

Pihak Istana meminta seluruh jajaran kementerian teknis, lembaga negara, hingga jajaran Srikandi Jaga Desa dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) ikut pasang badan menjadi benteng pengawas.

Partisipasi aktif dari organisasi masyarakat di tingkat akar rumput dinilai menjadi kunci utama agar realisasi penyaluran makanan di pos-pos desa berjalan tepat sasaran tanpa kebocoran dana.

"Program-program dengan tujuan mulia, tapi kalau pelaksanaannya implementasinya itu tidak diawasi dan dibina dengan baik, kita sudah lihat hasilnya bagaimana, ya," tandasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Makan Bergizi Gratis #alasan #Stunting #prabowo #Mbg