Pengurus Daerah BKMT Blitar 2026-2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Umat dan Pemerintah

Eric Wibowo • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 16:38 WIB
Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Blitar periode 2026–2031 resmi dilantik.
Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Blitar periode 2026–2031 resmi dilantik.

Jawa Pos Radar Madiun - Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Blitar periode 2026–2031 secara resmi dilantik di Gedung Pemerintah Kabupaten Blitar, pada Sabtu (18/7).

Momentum pelantikan ini menjadi tonggak penting penguatan peran BKMT sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, mempererat persatuan, dan meningkatkan kualitas dakwah di tengah masyarakat.

Acara khidmat ini dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Kepala Bagian Pemerintahan yang mewakili Bupati Blitar, Kepala Seksi Bimas Islam perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, serta jajaran Pengurus Wilayah BKMT Provinsi Jawa Timur.

Turut hadir Ketua Umum Pengurus Wilayah BKMT Jawa Timur, Siti Nur Asiyah, jajaran dewan penasihat, pengurus harian, dan pengurus daerah BKMT dari berbagai wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Harapan Baru Kepengurusan BKMT Blitar

Dalam sambutan Bupati Blitar yang dibacakan oleh perwakilan pemerintah daerah, ditekankan harapan besar kepada kepengurusan baru di bawah komando Kyai Masjudi.

Formasi baru ini diharapkan mampu menyuntikkan energi positif untuk memperkuat kerukunan umat serta menjaga keutuhan persatuan bangsa di wilayah Blitar.

Pemerintah Kabupaten Blitar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi aktif BKMT dan berbagai lembaga keagamaan lainnya yang selama ini bersinergi menjaga keharmonisan masyarakat.

Pemkab turut berterima kasih atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Blitar sebagai tuan rumah, dan mendoakan kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua peserta.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Wilayah BKMT Jawa Timur, Siti Nur Asiyah. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya keikhlasan dalam berorganisasi.

"BKMT merupakan lembaga dakwah yang menjalankan program sesuai ketentuan pemerintah, sehingga sinergi dengan berbagai pihak harus terus diperkuat. Para pengurus memiliki tanggung jawab besar; selain peran di keluarga, mereka juga mengabdi untuk membina umat dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa," tegas Siti.

Baca Juga: AKBP Raden Erik Bangun Prakasa Usung Semangat SETIA dan Jogo Magetan Layani Masyarakat

Pertemuan Wilayah dan Agenda Strategis Organisasi

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Pertemuan Wilayah BKMT Jawa Timur, yang merupakan agenda rutin triwulanan.

Sesi ini dipimpin oleh Sekretaris Wilayah BKMT Jawa Timur, Wasis Eka Susila, didampingi penasihat Nyai Marhamah (Pengasuh Pondok Pesantren di Kota Pasuruan).

Turut hadir tokoh-tokoh penting seperti Wakil Ketua BKMT Jawa Timur Nyai Mitroatin (Pimpinan DPRD Bojonegoro) dan Nyai Qumi Chusnuniati (Anggota DPRD Lumajang).

Dalam forum konsolidasi tersebut, disepakati sejumlah agenda strategis yang meliputi:

Komitmen Transformasi Menjadi Lembaga Modern

Kegiatan tingkat provinsi ini ditutup dengan sesi ramah tamah serta gelar bazar UMKM.

Bazar tersebut melibatkan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha dari kalangan Aisyiyah dan kelompok usaha binaan penyuluh agama Islam setempat.

Menutup seluruh rangkaian acara, Sekretaris Wilayah BKMT Jawa Timur, Wasis Eka Susila, menegaskan visi organisasi ke depan.

"BKMT akan terus berupaya bertransformasi menjadi lembaga dakwah yang modern, profesional, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya. (ebo/*)

Editor : Mizan Ahsani
pengurus bkmt blitar kyai masjudi blitar pelantikan BKMT