JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca Jumat 21 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sejumlah dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Indonesia.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik timur laut Papua. Sistem tersebut terpantau memiliki tekanan udara 990 hektopascal (hPa) dengan kecepatan angin maksimum 55 knot dan bergerak ke arah barat laut.
Prakirawan BMKG Henokvita menjelaskan keberadaan siklon tersebut memengaruhi dinamika atmosfer di sekitar wilayah Papua.
Baca Juga: Dijuluki Little Kim Yeon-koung, Pemain Timnas Voli Korea Ini Berambisi Ingin Main di Jepang
"Keberadaan siklon tropis ini menginduksi low level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua," katanya dalam pembaruan informasi cuaca, Jumat (21/8/2026).
Bukan Hanya Siklon Tropis Saudel
Potensi cuaca ekstrem kali ini tidak hanya dipengaruhi satu sistem.
BMKG turut memantau daerah tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua. Dampaknya terdeteksi hingga Maluku Utara.
Di Selat Makassar, sirkulasi siklonik juga terpantau memicu terbentuknya konvergensi di Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur.
Baca Juga: Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026 Perempat Final Hari Ini: Alwi Farhan Tantang Ranking 6 Dunia
Kombinasi sejumlah fenomena atmosfer tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai daerah.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, terutama Kota Padang.
Sementara hujan ringan diprakirakan turun di Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, dan Tanjung Selor.
Surabaya hingga Jakarta Diprakirakan Berawan
Kondisi berbeda diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar. Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, hingga Surabaya diprediksi mengalami cuaca cerah berawan sampai berawan tebal.
BMKG juga mendeteksi potensi udara kabur di Bengkulu, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda. Sementara Banjarmasin berpotensi mengalami asap atau kabut.
Baca Juga: Akses Sekolah Rakyat Dibenahi, Pemkab Ngawi Siapkan Rp 3,4 Miliar
Di kawasan timur Indonesia, hujan ringan berpeluang mengguyur Mamuju, Ambon, dan Jayapura. Udara kabur diprakirakan terjadi di Mataram dan Palu.
Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, hingga Merauke diprediksi mengalami kondisi cerah berawan sampai berawan tebal.
Meski tidak semua daerah diprakirakan diguyur hujan, dinamika atmosfer dapat memengaruhi perkembangan cuaca. BMKG meminta masyarakat terus memantau prakiraan cuaca BMKG melalui kanal informasi resminya, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Editor : Nur WachidSumber : ANTARA