Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Suara Emas Talitha Salsabila Dapat Respons Positif di YouTube

Administrator • Sabtu, 18 Januari 2020 | 18:58 WIB
KECIL-KECIL CABAI RAWIT: Talitha Salsabila, remaja belasan tahun yang suka mengunggah lagu di kanal YouTube.
KECIL-KECIL CABAI RAWIT: Talitha Salsabila, remaja belasan tahun yang suka mengunggah lagu di kanal YouTube.

Suara emas remaja perempuan ini sudah didengar ribuan orang. Talentanya membuahkan banyak prestasi. Bisa jadi suatu hari bisa mengharumkan nama Ngawi. Ingat dengan baik, namanya Talitha Salsabila.


----------------------------------------- 


DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi


HARI-HARI gadis 13 tahun ini tidak bisa dipisahkan dengan musik. Dia rajin mengunggah suara emasnya ke YouTube. Karyanya pun banjir respons positif. Lagu berjudul Stasiun Ngawi, misalnya, sudah ditonton 2.700 orang. Taman Dungus, single lainnya, dapat respons lebih banyak dengan 7.900 penonton. Di luar itu, dia rajin meng-cover lagu-lagu terkenal di kanal tersebut. ‘’Awalnya cuma iseng, eh akhirnya ketagihan,’’ kata Talitha Salsabila.


Butuh proses panjang bagi remaja yang tinggal di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, ini untuk merilis lagu di YouTube. Dimulai mencari inspirasi, perekaman, hingga membuat klip video. ‘’Kadang sampai satu bulan lebih,’’ ujarnya.


Talitha awalnya belajar piano saat kelas III SD. Alat musik tekan itu membawanya masuk dunia tarik suara. Setahun berselang, putri pasangan Ummu Bayyinah dan Agus Lestari Yuono itu mulai menekuni olah vokal. Dia lantas membuat grup band bersama teman-temannya. ‘’Saya pernah meraih the best keyboardist pada 2016 di salah satu event Pemkab Ngawi,’’ ungkapnya.


Tahun lalu, Talitha meraih juara II Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat SMP di Ngawi. Juga berstatus sebagai finalis termuda saat lomba band akustik di Bandung, Jawa Barat. Namanya manusia, sesekali Talitha merasa bosan bermusik. Kalau sudah begitu, dia berusaha menyibukkan diri dengan kegiatan lain. Seperti memanah dan belajar qiraah. ‘’Mempelajari hal baru tentang musik juga dapat menghilangkan rasa bosan karena menemukan tantangan,’’ imbuhnya.


Talitha bergabung dengan tiga band berbeda. Masing-masing memiliki genre tidak sama. ‘’Saya juga menempati posisi berbeda. Vokalis, keyboardist, dan vocal group,’’ ucapnya sembari menyebut banyak tantangan dan variasi membuat dunia bermusiknya kian berwarna. ***(cor/c1)

Editor : Administrator
#jawa pos #radar madiun #jawa pos radar madiun #berita ngawi