Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Siswa Pelaku Perundungan Hanya Diminta Bikin Surat Pernyataan

Hengky Ristanto • Sabtu, 12 Maret 2022 | 01:20 WIB
PELAKU HANYA DIBINA: Pihak SMPN 3 Ngrambe memberikan keterangan kepada awak media kemarin. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR NGAWI)
PELAKU HANYA DIBINA: Pihak SMPN 3 Ngrambe memberikan keterangan kepada awak media kemarin. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kepala SMPN 3 Ngrambe Eko Iswaji membenarkan praktik perundungan yang menimpa NN oleh enam siswi lainnya. Setelah menerima laporan dari Suparno, ayah NN, enam siswi bersangkutan dan orang tuanya dipanggil. ‘’Tapi, pengakuannya hanya mengolok-olok dengan perkataan kasar,’’ kata Eko, kemarin (10/3).


Eko menyampaikan, keenam siswi telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan. Juga berkomitmen memperbaiki sikap selama berada di lingkungan sekolah. Kala ditanya alasan tidak dikenakan hukuman berat, kepala sekolah tidak menjawab secara eksplisit. ‘’Karena sejak dilakukan pembinaan, ada perubahan sikap,’’ ujarnya.


Dia mengaku tidak pernah tahu ada perundungan di sekolahnya. NN memang kerap izin tidak masuk. Namun, alasannya selalu sakit. ‘’Tahunya setelah menerima laporan ayahnya, 26 Januari lalu,’’ ucapnya. (sae/c1/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#polres ngawi #kasus kekerasan anak #perundungan