Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Wahana Taman Wisata Tawun di Ngawi Rusak, Paguyuban UMKM Minta Perbaikan Fasum

Hengky Ristanto • Sabtu, 11 Juni 2022 | 05:48 WIB
SUDAH TIDAK RELEVAN: Disparpora Ngawi berencana menaikkan harga tiket masuk Wisata Taman Tawun. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
SUDAH TIDAK RELEVAN: Disparpora Ngawi berencana menaikkan harga tiket masuk Wisata Taman Tawun. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kritik datang dari Paguyuban Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Taman Wisata Tawun. Seiring rencana dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora) menggelar event Pasar Jadul. Acara di kawasan objek wisata itu perlu diikuti perbaikan sejumlah fasilitas umumnya. ‘’Karena banyak yang rusak,’’ kata Suciptowati, ketua Paguyuban UMKM Taman Wisata Tawun, Jumat (10/6).


Suciptowati mengungkapkan, aliran air dari kolam renang menuju kolam bulus tidak lancar. Air kerap meluber ke jalan dan membuat permukaannya licin. Tidak sedikit pengunjung yang jatuh terpeleset. Selain itu, pagar kolam bulus rusak. Membahayakan pengunjung ketika memberi makan bulus. ‘’Faktor keamanan harus diperhatikan, jangan baru bertindak setelah ada kecelakaan,’’ ujarnya.


Selain faktor keselamatan, Paguyuban UMKM juga mencatat sejumlah wahana hiburan tidak dapat digunakan. Salah satunya, perahu bebek yang digunakan untuk keliling kolam memberi makan bulus. ‘’Padahal menjadi daya tarik wisatawan,’’ ucapnya.


Terlepas persoalan fasilitas umum, Suciptowati mendukung restart Pasar Jadul yang dijadwalkan pertengahan bulan ini. Setelah vakum selama dua tahun karena darurat pandemi Covid-19. Kehadiran event itu mampu meramaikan Taman Wisata Tawun. Pun, berdampak positif terhadap pelaku UMKM. ‘’Hampir 90 persen pedagang di Pasar Jadul adalah warga Tawun,’’ ujarnya. (sae/c1/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Pemkab Ngawi #Pariwisata #Taman Wisata Tawun #ngawi