NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) di Ngawi mulai dicairkan kemarin (8/9). Ada 97.038 keluarga penerima manfaat (KPM) jaring pengaman sosial (JPS) senilai Rp 29,1 miliar tersebut. ‘’Diterimakan untuk dua bulan dengan masing-masing KPM menerima uang tunai Rp 300 ribu,’’ kata Kepala Dinsos Ngawi Budi Susanto, Jumat (9/9).
Budi mengatakan, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) turut membantu penyaluran BLT BBM. Bantuan sosial (bansos) itu disalurkan ke kantor desa atau kelurahan untuk menghindari antrean. Penyaluran ditarget selesai tujuh hari. ‘’BLT BBM ini upaya menghambat laju inflasi dan meringankan beban masyarakat,’’ ucapnya.
Dia menyampaikan, puluhan ribu KPM BLT BBM merupakan warga penerima bantuan pangan nontunai (BPNT). Kementerian Sosial (Kemensos) mengubah penyaluran BPNT bulan ini. Dari sebelumnya paket sembako menjadi uang tunai. ‘’Setiap KPM BPNT menerima Rp 500 ribu,’’ ujarnya. (sae/c1/cor)
Editor : Hengky Ristanto