Kali ini bakal mengucurkan duit Rp 7 miliar untuk pengembangan dan perbaikan kerusakan. ‘’Anggaran program Opor (Operasi, Pemeliharaan, Optimalisasi, dan Rehabilitasi, Red),’’ kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Kusumawati Nilam kemarin (5/3).
Nilam mengungkapkan, bantuan program Opor respons atas usulan perbaikan PBN yang diajukan tahun lalu. Antara lain, atap bangunan gedung hijau itu bocor dan tampias saat hujan. Juga, area parkir kendaraan yang belum maksimal. Pada Sabtu (4/3) lalu, tim Kementerian PUPR meninjau PBN.
Tim tersebut memverifikasi dan mengidentifikasi kondisi PBN saat ini. Selain persoalan yang diajukan, juga mengecek kondisi ruang terbuka hijau, kios, dan pengelolaan sampah. ‘’Semua usulan perbaikan ditampung Kementerian PUPR melalui Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah Jatim,’’ ujarnya.
Dia menerangkan, antara usulan dan hasil verifikasi-identifikasi bakal ditelaah. Pusat perlu menyesuaikan pagu anggaran perbaikan dengan temuan di lapangan. ‘’Lelang pengadaannya rencana Maret ini,’’ ucapnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto