Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kebut Review Desain, Pemkab Segera Pugar Kawasan Kepatihan

Hengky Ristanto • Kamis, 9 Maret 2023 | 01:04 WIB
CAGAR BUDAYA: Pemkab Ngawi menyiapkan dana Rp 4 miliar untuk memugar bangunan induk Kawasan Kepatihan. (ASEP SYAEFUL BACHRI/DOK. JAWA POS RADAR NGAWI)
CAGAR BUDAYA: Pemkab Ngawi menyiapkan dana Rp 4 miliar untuk memugar bangunan induk Kawasan Kepatihan. (ASEP SYAEFUL BACHRI/DOK. JAWA POS RADAR NGAWI)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi tancap gas menelaah detail engineering design (DED) revitalisasi Kawasan Kepatihan buatan 2019. Proses review itu dipercepat usai memperoleh kepastian pemerintah pusat tidak mengucurkan bantuan tahun ini. ‘’Revitalisasi bangunan induk diintervensi APBD dengan pagu anggaran Rp 4 miliar,’’ kata Kepala Dikbud Ngawi Sumarsono kemarin (7/3).

Sumarsono menyampaikan bahwa review dokumen desain teknis ditarget rampung bulan ini. Prosesnya dikebut karena masih perlu berkomunikasi ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) XI Jawa Timur untuk meminta pendampingan. ‘’Targetnya pertengahan tahun ini tanda tangan kontrak. Rencana pengerjaannya selama empat bulan,‘’ ujarnya.

Rekomendasi BPK XI Jatim sebagai acuan pemugaran bangunan induk Kawasan Kepatihan tidak menyalahi aturan. Fondasi bangunan cagar budaya tingkat kabupaten itu banyak yang rusak. Pihaknya berencana mengganti pilar sekaligus memperkuat konstruksinya. ‘’Yang terpenting tidak mengubah bentuk asli bangunan,’’ ucapnya.

Kendati pemkab memutuskan mengeluarkan duit pribadi, dikbud tetap akan mengawal permohonan revitalisasi Kawasan Kepatihan ke Kemendikbudristek. Sebab amanat Perpres 80/2019 yang berlaku hingga 2024. ‘’Sesuai DED total anggaran revitalisasi Rp 21 miliar,’’ ujar Sumarsono. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#kepatihan #bumi orek-orek #Pemkab Ngawi #ngawi #kepatihan ngawi #wisata Ngawi #pariwisata ngawi #Dikbud Ngawi