Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Petani Ramai - Ramai Gadai Traktor

Hengky Ristanto • Senin, 17 April 2023 | 18:30 WIB
DEMI MERAYAKAN LEBARAN: Seorang petani di Ngawi bersiap membawa traktornya ke kantor pegadaian untuk digadaikan. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
DEMI MERAYAKAN LEBARAN: Seorang petani di Ngawi bersiap membawa traktornya ke kantor pegadaian untuk digadaikan. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kebutuhan untuk merayakan Idulfitri 1444 H cukup tinggi. Sampai-sampai warga Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, ini rela menggadaikan traktornya ke kantor pegadaian setempat. ‘’Cara cepat mendapatkan uang tunai,’’ kata Budiono, penggadai mesin pembajak sawah itu.

Budiono menggadaikan peralatan lengkap mulai traktor, roda, dan singkal. Uang yang diperoleh sekitar Rp 10 juta. Jangka waktu penebusannya empat bulan. Tempo tersebut bersamaan dimulainya musim tanam kedua. ‘’Selain kebutuhan Lebaran, uangnya untuk beli pupuk dan obat-obatan,’’ ujarnya.

Suciati, istri Budiono, mengatakan bahwa uang untuk beli baju Lebaran kedua anaknya. Sisanya untuk keperluan tanam padi selanjutnya. ‘’Daripada traktor dibiarkan nganggur di rumah setelah panen,’’ ucapnya.

Bukan hanya Budiono yang menggadaikan traktor. Kepala Cabang Kantor Pegadaian Ngawi Rianto Agustinus mengungkapkan, jumlah penggadai mesin pembajak sawah ramai dalam sepekan terakhir. Kantornya didatangi empat hingga lima orang per hari. ‘’Setelah panen biasanya banyak yang menggadaikan traktor. Kali ini ada peningkatan karena bertepatan momen Lebaran,’’ ujarnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#Pegadaian Cabang Ngawi #baju baru lebaran #biaya tanam mahal #nasib petani #petani gadai traktor