Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pandemi Covid dan Wabah Hewan Ternak Usai, Retribusi Pasar Diyakini Meningkat

Hengky Ristanto • Sabtu, 17 Juni 2023 | 01:00 WIB
PERPUTARAN UANG TINGGI: Pasar Legi menjadi salah satu objek penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). (ASEP SYAEFUL BACHRI/DOK. JAWA POS RADAR NGAWI)
PERPUTARAN UANG TINGGI: Pasar Legi menjadi salah satu objek penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). (ASEP SYAEFUL BACHRI/DOK. JAWA POS RADAR NGAWI)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi mematok pendapatan asli daerah (PAD) bersumber retribusi 20 pasar rakyat meningkat. Bila tahun lalu realisasinya Rp 1,7 miliar, akhir tahun ini diproyeksikan Rp 2,4 miliar.

Target itu tak asal hitung. Meredanya pandemi Covid-19, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), serta lumpy skin disease (LSD) jadi alasannya. ‘’Optimistis perekonomian kembali bergerak,’’ kata Kabid Tata Kelola Sarana Distribusi Perdagangan DPPTK Ngawi Susana Ika Herawati kemarin (15/6).

Menurut Susana, peningkatan PAD Rp 700 juta realistis. Sebab transaksi jual-beli di pasar tradisional dan hewan kembali mengeliat. Uang pun berputar cepat. ‘’Pasar Legi, misalnya. Setiap pasaran sekitar 500 ekor ternak yang masuk,’’ ujarnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#Wabah LSD #PAD retribusi pasar #wabah pmk #berita ngawi hari ini #pandemi Covid-19