NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ngawi 2023 serentak di delapan desa tampaknya bakal sengit. Sebab persaingan memperebutkan dukungan warga hanya dilakukan dua bakal calon kepala desa (bacakades).
Sementara, jumlah bacakades di sembilan desa lain lebih variatif. Yakni, lima, empat, dan tiga orang. Pilkades serentak kali ini dilaksanakan 17 desa di Ngawi.
‘’Hasil rekapitulasi ada delapan incumbent, empat perangkat desa, serta masing-masing satu PNS dan PPPK yang maju jadi bacakades,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi Kabul Tunggul Winarno kemarin (13/8).
Kabul mengungkapkan, 17 desa pelaksana pilkades melanjutkan tahapan verifikasi administrasi pendaftaran bacakades. Sebab syarat jumlah peserta minimal dua dan maksimal lima terpenuhi.
Pun, berlaku untuk Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jururejo yang tidak sampai memperpanjang pendaftaran bacakades. Sebab, dua orang menyerahkan berkas pendaftaran menjelang penutupan, Jumat (11/8) lalu.
Hingga hari terakhir, desa itu hanya punya satu kandidat. ‘’Tidak perlu perpanjangan karena memenuhi minimal dua bacakades,’’ ujarnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya