Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Korban Meninggal Kecelakaan Maut Jadi Empat Orang, Kernet Sugeng Rahayu Menyusul Wafat

Budhi Prasetya • Senin, 4 September 2023 | 15:00 WIB

 

LAKA LANTAS MAUT: Kernet bus Sugeng Rahayu meninggal usai dirawat intensif di RS Widodo. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR NGAWI)
LAKA LANTAS MAUT: Kernet bus Sugeng Rahayu meninggal usai dirawat intensif di RS Widodo. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Korban meninggal kecelakaan maut antara bus Sugeng Rahayu dengan Eka di Jalan Raya Ngawi-Maospati bertambah menjadi empat orang. Ini setelah Moch. Pariyanto, warga Desa Jotosanur, Tikung, Lamongan, menyusul tiga orang yang tewas ketika insiden terjadi Kamis (31/8) lalu.

Korban merupakan kernet bus Sugeng Rahayu. Awalnya Pariyanto menderita luka serius dan menjalani perawatan medis. Saat itu, kondisinya kritis lantaran mengalami trauma otak.

"Pasien sempat dirawat di ICU (intensive care unit) RS Widodo," kata Kasalantas Polres Ngawi AKP Achmad Fahmi Aditama kemarin. 

Fahmi mengatakan, Pariyanto mengalami luka serius pada otak. Korban terlempar keluar dari bus ketika tabrakan terjadi. Kondisinya sempat membaik dan stabil setelah dirawat intensif di ICU.

"Saat dibawa ke rumah sakit itu korban mengalami penurunan kesadaran dan robek pada dahi," ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa tujuh penumpang bus Eka dan Sugeng Rahayu masih dalam perawatan di RS Widodo dan RSUD dr Soeroto. Penyelidikan laka lantas masih berlangsung. Pihaknya akan memanggil pemilik perusahaan otobus Eka dan Sugeng Rahayu.

"Guna mengungkap penyebab kecelakaan," ucapnya.

Direktur RS Widodo Nurul Faizah menyampaikan bahwa Pariyanto wafat pukul 02.05 WIB kemarin. Korban yang mengalami trauma pada otak mengalami penurunan kesadaran.

"Setelah empat hari perawatan, kondisinya kritis," ujarnya.

Sebelumnya, tiga orang tewas di TKP tabrakan maut bus Eka dengan Sugeng Rahayu. Ketiganya, Atik Sujiati, 57, warga Desa Tambakromo, Geneng. Lalu, Catur, sopir bus Eka, asal Desa Karanggede, Boyolali; dan Agus Susanto, 28, sopir bus Sugeng Rahayu, yang ber-KTP Desa Babadan, Wlingi, Blitar. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#kecelakaan maut #korban kecelakaan bus sugeng rahayu #sugeng rahayu #kernet bus