NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi menyodorkan proposal perbaikan belasan proyek jalan ke pemerintah pusat tahun ini.
Proposal pengajuanpembiayaan yang dikirimkan itu meliputi rekonstruksi dan pemeliharaan di 13 ruas jalan.
"Kami ajukan lewat program instruksi presiden jalan daerah (IJD),’’ kata Kabid Bina Marga DPUPR Ngawi Rachmat Fitrianto.
Rachmat mengatakan, usulan anggaran rekonstruksi dan pemeliharaan 13 ruas jalan sebesar Rp 354 miliar. Total panjang jalan yang ingin diperbaiki 57,5 kilometer.
Permohonan itu memanfaatkan rasa puas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas perbaikan ruas Jalan Raya Bangunrejo Lor–Getas.
Proyek itu merupakan program IJD tahun lalu. Anggaran perbaikan akses jalan sepanjang 4,2 kilometer menuju Blora, Jawa Tengah, itu sebesar Rp 19,4 miliar.
‘’Ada sinyal perbaikan tiga ruas jalan dikabulkan,’’ ujarnya.
Tiga ruas itu Jalan Raya Karangjati–Rejuno; Rejuno–Pakolan; dan Bangunrejo Lor–Gembol. Total anggaran ketiga ruas itu 99,9 kilometer.
Menurut Rachmat, Kementerian PUPR telah mensurvei ketiga ruas jalan yang berada di kawasan hutan itu.
‘’Semoga benar-benar dikabulkan,’’ harapnya sembari menyebut tigas ruas itu jalan alternatif menuju Blora dan Bojonegoro. (sae/cor)
RUAS JALAN SUDAH DISURVEI PUSAT
Jalan Raya Karangjati–Rejuno
Anggaran Rp 24,1 miliar
Panjang 4,1 kilometer
Jalan Raya Rejuno–Pakolan
Anggaran Rp 34,8 miliar
Panjang 5,8 kilometer
Jalan Raya Bangunrejo Lor–Gembol
Anggaran Rp 41 miliar
Panjang 6,9 kilometer
Sumber: DPUPR Ngawi
Editor : Budhi Prasetya